Skema Bantuan Sekolah Swasta Jabar 2026 Berubah, Fokus untuk Siswa Miskin dan Beasiswa

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari

Infobandungnews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dikabarkan tidak lagi menerapkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi sekolah swasta pada tahun 2026. Informasi yang disebut akan dibahas dalam APBD Perubahan 2026 tersebut memicu berbagai reaksi dan perdebatan publik.

Isu ini pertama kali disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan bahwa alokasi bantuan untuk sekolah swasta pada 2026 dihapuskan.

“Secara langsung saya sampaikan kabar kurang nyaman bagi sekolah swasta, bantuan dari Pemprov Jabar untuk sekolah swasta menjadi Rp 0,” ujarnya, seperti dikutip Republika, Kamis (29/1/2026).

Anggota Komisi B DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf

Namun, pernyataan tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari. Ia menegaskan bahwa bantuan untuk sekolah swasta tetap dianggarkan, tetapi difokuskan pada kebutuhan operasional siswa dari keluarga miskin desil satu hingga empat, serta program beasiswa bagi siswa kurang mampu.

“Dalam pembahasan terakhir yang saya ikuti, terdapat anggaran sekitar Rp 180 miliar untuk sekolah swasta, yang digunakan untuk operasional pendidikan siswa miskin desil satu sampai empat. Di luar itu juga ada alokasi beasiswa bagi masyarakat tidak mampu,” jelasnya saat dihubungi.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Usung Tagline 'Lembur Diurus Kota Ditata' untuk Jawa Barat, Apa Artinya?

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, juga membantah kabar penghapusan bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa anggaran bantuan pendidikan menengah untuk sekolah swasta pada 2026 tetap tersedia.

“Alokasi bantuan pendidikan menengah bagi sekolah swasta masih tercantum dalam APBD 2026 dengan nilai sekitar Rp 218 miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut difokuskan dalam bentuk operasional bagi siswa miskin dan program beasiswa. Perubahan skema dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran.

“Jika sebelumnya BPMU diberikan kepada seluruh siswa, kini difokuskan hanya kepada siswa dari keluarga miskin berdasarkan desil yang telah ditetapkan melalui DTSEN, menyesuaikan dengan kondisi keuangan Pemprov Jawa Barat. Prinsip utamanya adalah ketepatan sasaran,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian
Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan
Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif
Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat
Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung
OJK dan Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Peternak Ayam Petelur Lewat Program EGG
Hari Tani Nasional 2026, Saeful Bachri Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Kesejahteraan Petani
Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif

Selasa, 29 September 2026 - 07:15 WIB

Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung

Berita Terbaru

Kabar TNI-Polri

Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:53 WIB