Resmi Ditutup Permanen, Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate Tak Lagi Bisa Dilalui Kendaraan

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memberlakukan penutupan permanen Jalan Diponegoro yang berada tepat di depan Gedung Sate. Kebijakan yang efektif sejak Kamis (9/7/2026) ini merupakan bagian dari proyek penataan kawasan terpadu Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, yang akan terhubung menjadi satu kawasan publik.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa penutupan jalan dilakukan untuk mendukung proses pembangunan akses penghubung antara Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan selama proses penataan berlangsung.

Pengguna jalan yang sebelumnya melintas di Jalan Diponegoro kini diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Sentot Alibasyah, Jalan Surapati, serta Jalan Majapahit. Untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, petugas Dinas Perhubungan disiagakan di sejumlah titik selama masa uji coba rekayasa lalu lintas.

Berdasarkan informasi dari Pemprov Jawa Barat, pekerjaan penataan kawasan dijadwalkan selesai pada 7 September 2026. Setelah proyek rampung, ruas Jalan Diponegoro di depan Gedung Sate akan tetap ditutup dan tidak lagi difungsikan sebagai jalur kendaraan.

Baca Juga :  BMPS Bekasi Kritik Program Sekolah Swasta Kerja Sama Dedi Mulyadi, Sebut Yayasan Tak Pernah Dilibatkan

Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan dari arah Jalan Supratman maupun Jalan Cilaki kini tidak dapat melaju lurus ke Jalan Diponegoro. Seluruh arus kendaraan dialihkan menuju Jalan Sentot Alibasyah.

Selain itu, akses baru di Jalan Sentot Alibasyah telah dibuka dengan pembagian dua lajur. Jalur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang menuju Flyover Mochtar Kusumaatmadja, sedangkan jalur kiri mengarah ke Jalan Majapahit dan kawasan DPRD Jawa Barat.

Sementara itu, kendaraan dari arah DPRD Jawa Barat atau Jalan Trunojoyo–Aria Jipang yang hendak menuju Jalan Supratman maupun Cisangkuy diwajibkan melalui Jalan Majapahit, kemudian berbelok ke kanan ke Jalan Surapati sebelum memasuki Jalan Sentot Alibasyah.

Masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penyesuaian rekayasa lalu lintas berlangsung.***

Berita Terkait

Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda
Bapenda Jabar Relokasi Samsat Pajajaran ke Pusdai, Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Wajib Pajak
Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat
Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan
Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027
Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga
Jangan Korbankan Peternak! Saeful Bachri Desak Pembenahan Tata Niaga Jagung di Jawa Barat
Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Bapenda Jabar Relokasi Samsat Pajajaran ke Pusdai, Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Wajib Pajak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027

Berita Terbaru