Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar II membagikan telor kepada warga usai menggelar acara Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Baleendah, Sabtu (17/10/2026).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar II membagikan telor kepada warga usai menggelar acara Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Baleendah, Sabtu (17/10/2026).

Infobandungnews – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menekankan pentingnya penyaluran aspirasi masyarakat serta pelaksanaan program pemerintah yang mampu menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Baleendah, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Saeful Bachri menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan bagi anggota dewan untuk mengawal kebutuhan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang.

Menurutnya, berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat perlu dipetakan berdasarkan kewenangan pemerintah kabupaten maupun provinsi. Persoalan kesehatan dan BPJS, misalnya, dapat diteruskan kepada dinas kesehatan, sedangkan masalah infrastruktur disampaikan kepada instansi yang membidangi pembangunan.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga mendapatkan kejelasan mengenai pihak yang berwenang menangani persoalan serta langkah tindak lanjut yang dapat dilakukan.

Selain penyaluran aspirasi, Saeful juga menyoroti pentingnya program pemerintah yang berorientasi pada manfaat jangka panjang, khususnya dalam mengatasi persoalan stunting dan kekurangan asupan protein di masyarakat.

Ia menilai, bantuan yang bersifat langsung, seperti pemberian sembako, memang dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek. Namun, diperlukan pendekatan yang lebih berkelanjutan agar manfaat program dapat dirasakan dalam waktu yang lebih panjang.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah program ASRI yang dikembangkan di Jawa Barat melalui sektor ketahanan pangan dan peternakan. Program ini mendorong pemberdayaan kelompok masyarakat, termasuk kelompok wanita, melalui kegiatan produktif seperti menanam sayuran dan memelihara ayam petelur.

Baca Juga :  Demokrat Jabar dan DPC Demokrat Kabupaten Bandung Bantu Warga Terdampak Gempa di Kertasari

Dalam pelaksanaannya, kelompok masyarakat mendapatkan dukungan berupa bibit tanaman, ayam petelur, kandang, dan pakan. Telur yang dihasilkan kemudian dapat dibagikan secara bergiliran kepada warga yang membutuhkan, terutama keluarga dengan anak yang mengalami stunting.

Menurut Saeful, pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat memperoleh asupan protein secara berkelanjutan. Bantuan berupa ayam petelur tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga berpotensi menghasilkan sumber pangan bergizi selama masa produktif ternak.

Melalui program semacam ini, pemerintah diharapkan tidak hanya memberikan bantuan yang cepat habis, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi keluarga.

Saeful berharap program pemberdayaan masyarakat dapat terus dikembangkan dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat sasaran. Dengan demikian, upaya penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penyediaan sumber pangan bergizi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pengawasan penyelenggaraan pemerintahan menjadi salah satu sarana untuk memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jawa Barat.***

Berita Terkait

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan
Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027
Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga
Jangan Korbankan Peternak! Saeful Bachri Desak Pembenahan Tata Niaga Jagung di Jawa Barat
Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur
Tembus Pelosok Desa! Pemprov Jabar Kerahkan Mobil Pengecor Jalan, Beton Bisa Diproduksi Langsung di Lokasi
Bursa Kerja Online Jabar Hadir di Subang, 2.300 Lowongan Menanti Pencari Kerja
Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Jangan Korbankan Peternak! Saeful Bachri Desak Pembenahan Tata Niaga Jagung di Jawa Barat

Berita Terbaru