Harga Jual di Bawah Biaya Produksi, DPRD Jabar Dorong Pemerintah Selamatkan Peternak

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Soreang. Penurunan harga telur ayam dan daging ayam broiler yang terjadi belakangan ini dinilai berpotensi semakin membebani para peternak di Jawa Barat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, , mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata guna mengendalikan harga pasar agar kerugian yang dialami peternak tidak semakin meluas.

Menurut Saeful, merosotnya harga komoditas peternakan tersebut tidak hanya disebabkan oleh penghentian sementara operasional dapur yang mendukung pelaksanaan program . Ia menilai terdapat berbagai faktor lain yang ikut memengaruhi turunnya harga telur dan ayam hidup di tingkat peternak.

“Peternak telur sekarang semakin banyak. Hampir di setiap daerah bermunculan peternak baru. Begitu juga usaha ayam pedaging terus bertambah sehingga pasokan melimpah,” kata Saeful di Soreang, Rabu (1/7/2026).

Selain dipengaruhi melimpahnya pasokan, menilai penurunan daya beli masyarakat turut menjadi penyebab merosotnya harga komoditas peternakan. Ia menyebut terjadi perubahan pola konsumsi di masyarakat yang berdampak pada menurunnya permintaan terhadap telur maupun daging ayam broiler.

Saeful juga menyoroti masuknya suplai telur dan ayam dari sejumlah daerah lain, seperti dan , yang membuat persaingan pasar semakin ketat, terutama di wilayah .

Kondisi tersebut berdampak pada terus tertekannya harga jual di tingkat peternak. Saat ini harga telur di tingkat pengecer berada di kisaran Rp22.500 per kilogram, sedangkan harga yang diterima peternak diperkirakan hanya sekitar Rp20.000 per kilogram. Nilai tersebut dinilai telah berada di bawah harga pokok produksi (HPP), terlebih di tengah biaya pakan ternak yang terus mengalami kenaikan.

Baca Juga :  BMPS Bekasi Kritik Program Sekolah Swasta Kerja Sama Dedi Mulyadi, Sebut Yayasan Tak Pernah Dilibatkan

“Kalau melihat biaya produksi, tentu harga sekarang belum menutup ongkos yang harus dikeluarkan peternak. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Saeful mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah pusat segera menyiapkan langkah penyelamatan. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali operasional program MBG agar mampu menyerap produksi peternak.

Selain mendorong upaya penyerapan produksi, ia juga meminta pemerintah turut memperkuat jaringan pemasaran komoditas ayam dan telur hingga ke tingkat pedagang pengecer guna meningkatkan permintaan pasar. Menurutnya, kondisi di Jawa Barat jangan sampai mengalami situasi serupa dengan sejumlah daerah lain yang terpaksa mendistribusikan telur secara gratis akibat melimpahnya stok yang tidak berhasil diserap oleh pasar.

“Intinya pemerintah harus cepat turun tangan. Jangan sampai peternak semakin merugi karena harga jual turun sementara harga pakan dan obat-obatan sangat tinggi,” ujar Saeful Bachri.

 

 

Berita Terkait

Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda
Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG
Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan
WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional
Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:37 WIB

Harga Jual di Bawah Biaya Produksi, DPRD Jabar Dorong Pemerintah Selamatkan Peternak

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:29 WIB

Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:50 WIB

WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional

Berita Terbaru