Tak Sampai Siang, Gerakan Pangan Murah (GPM) Ludes di Serbu Warga Baleendah

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pangan Murah (GPM) di hadiri tokoh penting diantaranya Tiga politisi Demokrat, Anggota DPR RI Dede Yusuf, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Saiful Bachri, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki. Hadir juga Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, Baleendah Rabu (30/7/2025).

Gerakan Pangan Murah (GPM) di hadiri tokoh penting diantaranya Tiga politisi Demokrat, Anggota DPR RI Dede Yusuf, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Saiful Bachri, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki. Hadir juga Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, Baleendah Rabu (30/7/2025).

Infobandungnews.com – Sebagian Masyarakat Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Rabu (30/07/2025)  terutama ibu-ibu memadati lapangan RT 001/005 Kelurahan Andir. Mereka berkumpul untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, diantaranya Tiga politisi Demokrat, Anggota DPR RI Dede Yusuf, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Saiful Bachri, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki. Hadir juga Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, perwakilan  Disperindag Provinsi Jawa Barat dan Dinas ketahanan pangan Kabupaten Bandung serta Forkopimcam kecamatan Baleendah.

Kepada awak media Dede Yusuf mengatakan “Gerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari program pemerintah pusat yang bertujuan menjaga stabilitas harga dengan menyediakan bahan pangan langsung ke masyarakat, bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET),”.

Ia mencontohkan, beras premium dijual hanya seharga Rp72.000 per 5 kilogram. Harga itu jauh lebih murah dibanding harga pasar yang bisa menembus angka Rp100.000.

“Kita akan coba replikasi kegiatan ini di titik-titik lain. Sangat bermanfaat bagi masyarakat di tengah kondisi inflasi yang cukup tinggi,” tegasnya.

Anggota DPR RI Dede Yusuf, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Saiful Bachri, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki. Hadir juga Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono saat jumpa pers di acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Baleendah (30/7/2025)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Saiful Bachri yang menjadi inisiator kegiatan ini, menyebut bahwa tingginya animo warga menunjukkan kebutuhan nyata akan program pangan murah.

“Dari pagi sampai siang, warga tidak berhenti berdatangan. Saya bahkan langsung minta tambahan pasokan beras dari Bulog sebanyak 3 ton untuk hari ini juga,” katanya.

Baca Juga :  Kunjungi Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dede Yusuf Tekankan Penguatan Karak­ter dan Pendampingan Siswa

Saeful Bachri juga menyatakan komitmennya untuk mendorong kegiatan serupa di lebih banyak titik di Kabupeten Bandung.

“Dari provinsi, awalnya kami diberi alokasi lima titik untuk Kabupaten Bandung, tapi saya ingin mendorong minimal 10 titik agar manfaatnya lebih merata,” ucap Saeful Bachri.

Warga Baleendah, Kabupaten Bandung, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam berbelanja di kegiatan pangan murah yang diadakan oleh pemerintah. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang hari raya atau saat harga pangan sedang tinggi.

Di tempat yang sama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki menyampaikan ” atas nama DPRD Kabupaten Bandung menyampaikan terimakasih atas diselenggrakannya kegiatan Gerakan Pangan Murah ini semoga kegiatan ini bisa terus diselenggarakan secara berkala karena sangat terasa sekali manfaanya mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi salahsatu ikon dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto, dimana dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini harga-harga bisa semakin stabil kemudian juga daya beli masyarakat tertolong sehingga tujuan pemerintah pusat, provindi dan daerah yanitu untuk menciptakan stabilitas harga pangan yang terjangkau bisa terwujud”.

Sementara itu Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyebut kegiatan ini tidak hanya melibatkan Bulog, tetapi vendor juga seperti ID Food, petani, peternak, dan asosiasi pelaku pangan lainnya. Maino juga memastikan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman.

“Dengan melibatkan produsen langsung, harga pangan bisa ditekan seminimal mungkin. Ini upaya konkret kami membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” jelasnya.

Ia menambahkan “Pemerintah punya cadangan beras sekitar 4,2 juta ton yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, saat ini juga sedang disalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram untuk 18,3 juta keluarga,”.***

Berita Terkait

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG
Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan
WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional
Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik
Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:50 WIB

WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:24 WIB

Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Berita Terbaru