Setelah Viral Di Media Sosial Keluhan Pasien BPJS, Walikota Cimahi Janji Evaluasi Layanan RSUD

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Cimahi. Setelah mencuat dan beredar luas diberbagai media sosial keluhan seorang warga yang istrinya meninggal dunia diduga akibat keterlambatan penanganan medis, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, akan segera mengevaluasi sistem pelayanan di RSUD Cibabat.

Ngatiyana menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan dan tanggapan dari masyarakat mengenai kualitas layanan rumah sakit daerah tersebut, khususnya terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

“Saya sudah mendengar banyak keluhan yang beredar di media sosial soal RSUD Cibabat. Semuanya akan kami klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman. Pelayanan kepada pasien BPJS harus tetap prima,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).

Ia menambahkan bahwa langkah konkret akan segera diambil, termasuk inspeksi langsung ke rumah sakit tersebut serta pemberian instruksi kepada pihak manajemen agar memperbaiki mutu layanan yang dikeluhkan publik.

“Saya akan lakukan inspeksi mendadak untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Evaluasi terhadap manajemen pelayanan akan kami lakukan pekan depan, dan saya sudah berkoordinasi dengan direktur rumah sakit,” jelas Ngatiyana.

Kasus ini mencuat setelah seorang pria membagikan video yang memperlihatkan istrinya, Ulfa Yulia Lestari—warga Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat—sedang terbaring dan ditangani tenaga medis di RSUD Cibabat. Dalam video berdurasi sekitar satu setengah menit itu, terdengar suara pria yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan yang diterima istrinya.

Baca Juga :  Cimahi Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan, Ngatiyana Gandeng Kampus Hadapi Krisis Sarimukti

Dalam video tersebut, sang suami menyebut bahwa istrinya adalah peserta BPJS dan menuding adanya perbedaan perlakuan dibandingkan pasien umum. Ia juga mengaku telah beberapa kali meminta tindakan medis lebih cepat namun merasa tidak digubris.

Menanggapi hal tersebut, Ngatiyana menyatakan telah meminta Dinas Kesehatan Kota Cimahi, pihak RSUD Cibabat, dan Inspektorat untuk menelusuri secara menyeluruh prosedur layanan medis yang diterapkan dalam kasus tersebut.

“Saya sudah instruksikan agar dilakukan pendalaman terhadap kasus ini, agar jelas apakah ada prosedur yang dilanggar. Kalau ada pelanggaran, tentu akan ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Namun, dari hasil laporan awal yang diterimanya, Ngatiyana menyebut bahwa proses penanganan pasien telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Meski begitu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan kesehatan yang adil dan transparan.

“Kami menghormati hak keluarga korban untuk mendapatkan penjelasan. Pemkot Cimahi siap memfasilitasi dialog antara keluarga pasien dan manajemen RSUD agar ada kejelasan,” tambahnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Ngatiyana juga meminta agar fungsi Dewan Pengawas RSUD Cibabat diaktifkan kembali. “Peran Dewan Pengawas harus dioptimalkan kembali, termasuk mengevaluasi kinerja manajemen rumah sakit agar insiden seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.***

Berita Terkait

TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Oktober 2026, Bandung Barat Siapkan 50 Mesin Pengolah Sampah
Dapat Tambahan Penghasilan, Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya
Percantik Koridor Wisata, Pemkot Bandung Benahi 17 Ruas Jalan dan Trotoar Sepanjang 2026
Cimahi Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan, Ngatiyana Gandeng Kampus Hadapi Krisis Sarimukti
500 Musisi Ramaikan Bandung Kota Angklung Festival 2026, Perkuat Identitas Bandung sebagai Kota Angklung
Wali Kota Cimahi Resmikan Sistem Parkir Baru RSUD Cibabat, Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung
Langgar Aturan, Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara oleh Tim Gabungan
Usai Kantongi SP3, Erwin siap kembali Jalankan Tugas Wakil Walikota Bandung

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Oktober 2026, Bandung Barat Siapkan 50 Mesin Pengolah Sampah

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapat Tambahan Penghasilan, Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:45 WIB

Percantik Koridor Wisata, Pemkot Bandung Benahi 17 Ruas Jalan dan Trotoar Sepanjang 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WIB

Cimahi Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan, Ngatiyana Gandeng Kampus Hadapi Krisis Sarimukti

Senin, 8 Juni 2026 - 07:45 WIB

500 Musisi Ramaikan Bandung Kota Angklung Festival 2026, Perkuat Identitas Bandung sebagai Kota Angklung

Berita Terbaru