Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Persoalan sampah dari operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung. Dari sekitar 300 dapur SPPG yang beroperasi, volume sampah yang dihasilkan disebut mencapai puluhan ton setiap harinya.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, berdasarkan pendataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sampah yang berasal dari SPPG di Kota Bandung mencapai sekitar 50 ton per hari.

“Sekarang ini sudah teridentifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ada 50 ton sampah per hari dari SPPG. Ini kan pengelolaannya adalah pengelolaan sampah organik rata-rata,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, keberadaan SPPG yang berada di wilayah administratif Kota Bandung membuat pemerintah daerah perlu turut memastikan pengelolaan sampah sisa produksi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik.

“Maka kami sedang akan memperkuat, ya, sudahlah. Karena bagaimanapun juga, pengelolaan sampah organik adalah kunci dari keberhasilan kita untuk mengelola sampah secara keseluruhan,” jelasnya.

Sejumlah Dinas Terlibat Pengawasan SPPG

Selain menangani persoalan sampah, Pemkot Bandung juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dalam pengawasan operasional SPPG. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan sesuai prosedur dan memenuhi standar, sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya keracunan makanan.

Farhan menyebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menjadi salah satu perangkat daerah utama yang terlibat. Pengawasan juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan, DLH, serta unsur kewilayahan. Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bertugas memastikan kelancaran pasokan bahan pangan.

Baca Juga :  Kabar Baik Pian dan Resky Kini Bisa Sekolah Kembali Berkat Kolaborasi Disdik dan Dinsos Kota Bandung

“DKPP nomor satu, kemudian tentu saja adalah Dinas Kesehatan. Kemudian juga ada dari DLH dan dari kewilayahan, sedangkan Disdagin itu memastikan suplai. Jangan sampai suplai untuk SPPG malah mengganggu suplai ke pasar. Itu salah satu bagian dari pekerjaan yang kami lakukan,” ucapnya.

Tiga SPPG Mendapat Perhatian Khusus

Pemkot Bandung saat ini memberikan perhatian lebih terhadap tiga SPPG yang dinilai masih perlu melakukan pembenahan. Dua dapur berada di Kecamatan Lengkong, sedangkan satu lainnya berlokasi di Kecamatan Mandalajati.

Farhan mengatakan, evaluasi terhadap ketiga SPPG tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sampah hingga penataan dan penempatan makanan.

“Belum memenuhi standar yang baik. Ini akan kami perhatikan betul untuk memperbaiki, terutama mulai dari pengelolaan sampahnya sampai penempatan makanan,” jelasnya.

Ketiga SPPG tersebut diketahui melayani sekitar 2.000 porsi makanan setiap hari. Pengawasan khusus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar persoalan keamanan pangan yang pernah terjadi di Kota Bandung tidak kembali terulang.

“Sebelum ada kejadian, kami cegah duluan. Jadi pengelolaan sampahnya jelek, sikat. Pengelolaan food safety-nya jelek, sikat,” tuturnya.***

Berita Terkait

BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG
Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat
Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali
Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat
17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung
Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi
Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara
Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Mulai Oktober 2026, Pemprov Jabar Kebut Proses Lelang

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:08 WIB

BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG

Selasa, 15 September 2026 - 20:46 WIB

Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Senin, 14 September 2026 - 13:20 WIB

Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali

Kamis, 10 September 2026 - 08:21 WIB

Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bandung Raya

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:17 WIB