Demokrat Jabar Sambangi Gedung Sate Bahas Pilgub Jabar

- Jurnalis

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono bersama jajaran pengurus Demokrat Jabar sambangi Gedung Sate

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono bersama jajaran pengurus Demokrat Jabar sambangi Gedung Sate

Infobandungnews.com – Rombongan DPD Partai Demokrat Jawa Barat menyambangi Gedung Sate pada Selasa, 14 Mei 2024 siang. Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu tak lain menanyakan keinginan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin untuk maju sebagai calon di Pilgub Jabar 2024.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono mengatakan, tujuan ia dan para pengurus Partai Demokrat menyambangi Bey Machmudin di Gedung Sate untuk bersilaturahmi. Sekaligus, menanyakan apakah sosok Bey Machmudin akan terjun dalam kontestasi Pilgub Jabar pada November 2024 mendatang.

“Hari ini kita silaturahmi dengan Pj Gubernur dalam rangka memperkenalkan diri, kita ingin tahu siapa Pj itu dan ke depannya bagaimana. Kita juga tanya apakah beliau mau lanjut lagi atau tidak (jadi gubernur), ternyata beliau tidak mau lanjut, ya sudah,” jelas Anton saat ditemui di Gedung Sate.

Anton menegaskan, kedatangan Partai Demokrat juga menanyakan keinginan Bey Machmudin untuk maju di Pilkada 2024, tak lain potensi dari Demokrat untuk mengusung pun masih bisa dikomunikasikan. Namun, Anton menyebut Bey Machmudin dengan tegas menjawab tidak berniat untuk maju di Pilgub Jabar.

“Itu saya tanya, ada keinginan kah untuk melanjutkan lagi jadi definitif, tapi ternyata dari beliau tidak ada. Ya itu (mengusung) gak usah dibahas lagi kan, sudah jelas tidak ada keinginan dari beliau untuk melanjutkan,” ujarnya.

“Intinya kita akan mendukung apapun yang mereka kerjakan hari ini dan ke depannya sampai selesai,” tandasnya.

Sebelumnya, Bey menyatakan tidak tertarik dan berminat untuk maju mengikuti kontestasi Pilkada. Hal itu disampaikan Bey setelah munculnya kabar burung yang menyebut jika dirinya bakal maju di Pilgub Jabar.

“Enggak lah, enggak sama sekali. Saya bekerja seperti tugas awal, bahwa saya mengisi kekosongan di Jawa Barat sampai menunggu Pilkada serentak dan juga sampai ada gubernur definitif,” kata Bey, Jumat, 3 Mei 2024.

Bey memastikan tugas dirinya Menjadi Pj Gubernur adalah memimpin jalannya roda pemerintahan di Jabar tetap berjalan baik serta memastikan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada nanti terlaksana dengan jujur, adil dan transparan. (YG-IBN001)***

Berita Terkait

Pemekaran Kabupaten Garut: Pisahkan 42 Kecamatan jadi 2 DOB dan 1 Daerah Induk, Kamu Masuk Wilayah yang Mana?
Dede Yusuf: Demokrat Sepakat Ali Syakieb Jadi Cawabup Dampingi Kang DS di Pilbup Bandung
Gerindra Resmi Deklarasi Adhitia Yudisthira Maju di Pilwalkot Cimahi
“Alus Pisan” Koalisi Golkar, PKS dan PDIP Untuk Pilkada Kabupaten Bandung
Saeful Bachri Sikapi PAN Gabung Koalisi Bedas Lanjutkan
Pilbup Bandung, Koalisi Empat Parpol Resmi Usung Kang DS
Bawaslu Kabupaten Bandung Apresiasi DPC Demokrat Kabupaten Bandung
Maju Pilwalkot Cimahi, Adhitia Yudisthira Buka Komunikasi dengan Seluruh Parpol
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:16 WIB

Pemekaran Kabupaten Garut: Pisahkan 42 Kecamatan jadi 2 DOB dan 1 Daerah Induk, Kamu Masuk Wilayah yang Mana?

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:55 WIB

Dede Yusuf: Demokrat Sepakat Ali Syakieb Jadi Cawabup Dampingi Kang DS di Pilbup Bandung

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:38 WIB

Gerindra Resmi Deklarasi Adhitia Yudisthira Maju di Pilwalkot Cimahi

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:04 WIB

“Alus Pisan” Koalisi Golkar, PKS dan PDIP Untuk Pilkada Kabupaten Bandung

Senin, 1 Juli 2024 - 06:10 WIB

Saeful Bachri Sikapi PAN Gabung Koalisi Bedas Lanjutkan

Berita Terbaru

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, guru honorer yang kena cleansing atau diberhentikan ialah mereka yang diangkat oleh kepala sekolah tanpa aturan yang sesuai. (foto- merdeka.com)

Pendidikan

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:30 WIB