Anggota DPRD Jabar Minta Dinas Koperasi Fokus Latih Pengurus Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DRPD Jawa Barat H. Saeful Bachri. S. H., M. A. P

Anggota Komisi II DRPD Jawa Barat H. Saeful Bachri. S. H., M. A. P

Infobandungnews.com – Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri mendorong Dinas Koperasi di Kabupaten/Kota memberikan pelatihan kepada pengelolaan Koperasi Merah Putih (KMP).

Menurutnya, pelatihan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) untuk para pengelola KMP penting guna menyukseskan salah satu program presiden Prabowo Subianto.

“Saya minta, mendorong Dinas Koperasi provinsi, kota, dan kabupaten melatih sumber daya manusianya,” kata Saeful, Kamis (21/8/2025).

Ia tak ingin program KMP dengan biaya Rp.3 miliar per desa maupun kelurahan tersebut gagal. Pelatihan bagi pengurus KMP ini sebaiknya meliputi manajemen administrasi, pertanggungjawaban serta peningkatan akuntabilitas keuangan.

“Jadi tidak hanya program yang bagus, dana yang besar, tapi penguatan sumber daya manusianya sebagai pengelola harus ada yang bertanggung jawab untuk melatih dan mendidik,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menyebut, pelatihan bagi pengurus KMP bisa Dinas Koperasi provinsi maupun kabupaten/kota secara bertahap.

Baca Juga :  Dede Yusuf Lewat RUU Akan Tarik Kebudayaan ke Kementerian Pariwisata

Misalkan, tahun ini berapa pengurus dari total 5.957 KMP di Jawa Barat. Sehingga, ketika mendapat kucuran dan besar, mereka tidak bingung untuk mengelola.

“Mohon maaf mengelola uang Rp3 miliar, kadang-kadang ya, biasa ngelola uang kecil tiba-tiba uang besar, kalau tidak punya ilmunya, tidak punya rasa untuk membesarkan koperasi ini ya agak susah ke depannya gitu,” tuturnya.

Apabila, sudah ada pelatihan bagi pengurus KMP, kebingungan untuk mengelola dan Rp3 miliar ini terminimalisir.

Mengingat, masyarakat sudah banyak yang menunggu pengembangan bisnis maupun inovasi dari pengurus KMP.

“Sayang kan masyarakat menunggu. Karena plafonnya ada, barangnya dan produknya ada, tinggal sumber daya manusianya,” ujarnya. ***

 

Berita Terkait

Jabar Genjot Konektivitas, 9 Jalan Tol Baru Siap Dibangun Mulai 2026
Dedi Mulyadi Jelaskan Latar Belakang Penghentian Dana Operasional Masjid Raya Bandung
ASN Pemprov Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis Mulai 2026
Kapolda Jabar Ajak Masyarakat Rayakan Tahun Baru dengan Doa, Tanpa Kembang Api
UMP Jawa Barat 2026 Resmi Naik 5,77 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari
Jelang Nataru 2026, DPRD Jabar Dorong Penguatan Stabilitas Harga Pangan
Anggota DPRD Jabar Saeful Bachri Serap Aspirasi dan Siapkan Langkah Penyelesaian
Jaga Identitas Daerah, DPRD Jabar Tetapkan Raperda Pemajuan Kebudayaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:05 WIB

Jabar Genjot Konektivitas, 9 Jalan Tol Baru Siap Dibangun Mulai 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:15 WIB

Dedi Mulyadi Jelaskan Latar Belakang Penghentian Dana Operasional Masjid Raya Bandung

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:11 WIB

ASN Pemprov Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis Mulai 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:23 WIB

Kapolda Jabar Ajak Masyarakat Rayakan Tahun Baru dengan Doa, Tanpa Kembang Api

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:49 WIB

UMP Jawa Barat 2026 Resmi Naik 5,77 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari

Berita Terbaru