Alasan Dedi Mulyadi Terjun Ke Lokasi Benahi Lingkungan Tidak Menyuruh Bawahan

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Turun Langsung Pungut Sampah. (Foto Istimewa)

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Turun Langsung Pungut Sampah. (Foto Istimewa)

Infobandungnews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kerap turun langsung membersihkan sungai yang penuh sampah, menanam pohon dan memimpin pembongkaran bangunan yang berdiri di area resapan air, serta membongkar bangunan di bantaran sungai. Aksinya itu rupanya menimbulkan pertanyaan dari sejumlah kalangan.

Dilansir dari Kompas.com Ia mengatakan “Kang Dedi ngapain harus turun segala, ke sungai, kali, ke daerah yang dianggap kotor, tinggal nyuruh saja kalau gubernur mah,” kata Dedi, Minggu (16/3/2025).

Dedi menjelaskan, sebenarnya bisa saja tinggal menyuruh bawahannya. Namun faktanya, kalau tidak turun langsung, tidak ada yang mau mengerjakan.

“Problemnya di kita ini birokrasi itu hanya bekerja berdasarkan mata anggaran, judul anggaran. Kalau di judul tidak ada anggaran maka tidak dilakukan,” tegas Dedi.

Dedi mengatakan, jika tidak ada anggaran membersihkan sampah, mengeruk sungai, maka tidak akan dikerjakan. “Ada judulnya (anggaran) pun enggak dikerjakan apalagi enggak ada judul,” ujarnya.

Baca Juga :  Organda, Kebijakan Gubernur Belum Menyentuh Pegusaha Atau Pemilik Angkot.

Ketika pembongkaran bangunan liar tidak ada anggaran, maka tidak akan dikerjakan. Birokrat tidak akan berjalan membongkar bangunan liar atau yang berdiri di resapan air, kalau gubernur tidak berani beraksi. “Harus nyerenteng,” kata Dedi.

Aksi yang diawali Dedi, diharapkan menjadi sebuah kesadaran bahwa ada atau tidak ada anggaran, birokrat atau ASN harus bekerja.

“Kalau ngandelin (mengandalkan) ada judul (anggaran), enggak ada tuh judul anggaran hari ini adalah membongkar bangunan di Puncak, bongkar bangunan di Bekasi, enggak ada judulnya. Karena enggak ada judul, maka tugas pemimpin membuat judul,” tegas Dedi.

Sumber Kompas.com

 

Berita Terkait

Rumah Lansia 80 Tahun di Pangandaran Terancam Dibongkar Demi Pembangunan Gedung Kopdes
Tak Perlu Bawa BPKB, Dedi Mulyadi Permudah Layanan Pajak Kendaraan di Depok dan Bekasi
Jurus Berani Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun demi Selamatkan Infrastruktur Jabar
Jabar Perkuat Profesionalisme ASN, Lebih dari 31 Ribu Aparatur Ikuti Program Pengembangan Kompetensi
Gelar Dialog Rakyat di Baleendah, Saeful Bachri Tampung Keluhan Warga
Saeful Bachri Dorong Wirausaha Muda sebagai Solusi Sulitnya Lapangan Kerja
Saeful Bachri Dorong Kakao Jadi Komoditas Unggulan, Petani Bandung Dapat Pendampingan Modern
Perluas Akses dan Mutu Pendidikan, 2026 Pemprov Jabar Bangun 24 Sekolah Baru

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Rumah Lansia 80 Tahun di Pangandaran Terancam Dibongkar Demi Pembangunan Gedung Kopdes

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:54 WIB

Jurus Berani Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun demi Selamatkan Infrastruktur Jabar

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:47 WIB

Jabar Perkuat Profesionalisme ASN, Lebih dari 31 Ribu Aparatur Ikuti Program Pengembangan Kompetensi

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:41 WIB

Gelar Dialog Rakyat di Baleendah, Saeful Bachri Tampung Keluhan Warga

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:52 WIB

Saeful Bachri Dorong Wirausaha Muda sebagai Solusi Sulitnya Lapangan Kerja

Berita Terbaru