Korban Tewas Gempa Cianjur Bertambah Lagi Jadi 318 Orang

- Jurnalis

Minggu, 27 November 2022 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan relawan sedang berusaha mengevakuasi korban bmyang tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur. Sumber Foto kompas

Petugas dan relawan sedang berusaha mengevakuasi korban bmyang tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur. Sumber Foto kompas

Infobandungnews – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, kembali mengalami peningkatan. Hingga kini, total korban jiwa tercatat mencapai 318 orang.
Deputi III Bidang Tanggap Darurat BNPB, Mayor Jenderal Fajar Setiawan, dalam konferensi pers pada Sabtu (26/11/2022), menyampaikan bahwa angka korban meninggal telah mencapai 318 orang.
Selain itu, ia juga mengungkapkan masih terdapat 14 orang yang dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian. Tim SAR, lanjutnya, terus melakukan upaya pencarian untuk menemukan para korban tersebut.

Fajar menjelaskan, jumlah korban hilang tersebut merupakan hasil pembaruan data, dengan rincian sebelumnya 24 orang dalam pencarian, kemudian berkurang setelah delapan korban berhasil ditemukan, serta dua korban lainnya ditemukan di kawasan Warung Sinta.

Sementara itu, Kepala Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes Polri, Kombes Ahmad Fauzi, sebelumnya menyampaikan bahwa tim DVI Polri telah menerima sebanyak 131 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 130 kantong berisi jenazah utuh, sedangkan satu kantong lainnya berisi bagian tubuh.

Hingga Rabu (23/11), tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 123 jenazah yang kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Pada Kamis (24/11), proses identifikasi kembali dilakukan terhadap satu jenazah dengan nomor PM062022 Cianjur 117.

Petugas dan relawan sedang berusaha mengevakuasi korban bmyang tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur. Sumber Foto kompas

Nomor tersebut dinyatakan sesuai dengan data antemortem bernomor 63 yang berhasil diidentifikasi sebagai Nining (64), warga Sarampad, RT 01 RW 02, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari serta rekam medis.

Ahmad Fauzi menjelaskan, dari total jenazah yang telah terdata, sebanyak 59 merupakan anak-anak, sementara 65 lainnya termasuk kategori dewasa. Ia menambahkan, satu jenazah dewasa kembali berhasil diidentifikasi pada hari itu, sehingga jumlah korban dewasa yang telah teridentifikasi kini mencapai 66 orang, Kamis (24/11). ***

Berita Terkait

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik
Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas
Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana
13 Kiai di Jawa Barat Tertipu Modus Program MBG, Aset Pesantren Melayang
Dedi Mulyadi Serahkan Bantuan PIP di SLBN Cicendo, Pengawasan Dana Pendidikan Diperketat
Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat WhatsApp, Bapenda Jabar Permudah Layanan Digital

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:27 WIB

Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:33 WIB

Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana

Berita Terbaru