Dedi Mulyadi Pastikan Jembatan Sasak Geulis Dayeuhkolot Dibangun 2026, Anggaran Disiapkan Hingga Rp100 Miliar

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi polemik kondisi Jembatan Sasak Geulis di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Respons ini muncul setelah warga menggelar aksi protes dengan memasang spanduk di sekitar Jembatan Sasak Geulis dan jembatan baru Dayeuhkolot pada Sabtu (7/2/2026).

Aksi tersebut mencerminkan keresahan masyarakat akibat kondisi jembatan yang rusak dan belum mendapat perbaikan permanen sejak 2021. Struktur jembatan yang mengalami keretakan selama beberapa tahun terakhir kini hanya ditopang konstruksi bailey sebagai solusi darurat.

Meski kondisinya tidak ideal, jembatan tersebut masih digunakan setiap hari karena menjadi jalur vital penghubung wilayah Bandung Selatan. Warga pun menuntut agar solusi sementara tersebut segera diganti dengan pembangunan permanen.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi mengaku telah menerima laporan terkait keluhan masyarakat. Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan bahwa Jembatan Sasak Geulis merupakan bagian dari ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menjawab tuntutan warga, Dedi memastikan bahwa pembangunan jembatan baru telah masuk dalam anggaran tahun 2026.

“Tahun ini sudah dianggarkan untuk pembangunan jembatan baru,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahannya, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan terdapat dua opsi konsep pembangunan. Konsep pertama mempertahankan model jembatan seperti saat ini tanpa peninggian, dengan estimasi anggaran sekitar Rp60 miliar.
Namun, berdasarkan masukan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), muncul opsi kedua, yakni pembangunan jembatan dengan elevasi lebih tinggi. Jika konsep ini dipilih, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp100 miliar.

Baca Juga :  Polda Jabar Tegaskan Tindak Begal, Masyarakat Diminta Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Dedi juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan telah memasuki tahap pembebasan lahan. Jika menggunakan konsep tanpa peninggian, pembangunan bisa segera dilaksanakan tahun ini. Sementara jika jembatan ditinggikan, diperlukan tambahan biaya sekitar Rp50 miliar.

Meski terdapat perbedaan skema dan anggaran, Dedi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap mengupayakan agar pembangunan Jembatan Sasak Geulis dapat direalisasikan pada tahun 2026.
Terkait aksi protes warga, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas keterlambatan penanganan jembatan tersebut.

“Terima kasih atas kritik warga dan mohon maaf apabila penanganan jembatan tersebut mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan tahapan panjang, mulai dari perencanaan, pembebasan lahan, hingga penganggaran. Meski demikian, Dedi kembali menegaskan bahwa proyek pembangunan Jembatan Sasak Geulis telah masuk dalam perencanaan dan anggaran resmi.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk terus memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi masyarakat.***

Berita Terkait

Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Jalan Rusak Sejak 2012, Warga Cintajaya Ciamis Temui Dedi Mulyadi dan Bahas Solusi Perbaikan
Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda
Bapenda Jabar Relokasi Samsat Pajajaran ke Pusdai, Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Wajib Pajak
Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat
Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan
Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027
Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Jalan Rusak Sejak 2012, Warga Cintajaya Ciamis Temui Dedi Mulyadi dan Bahas Solusi Perbaikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Bapenda Jabar Relokasi Samsat Pajajaran ke Pusdai, Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Wajib Pajak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru