YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung

Infobandungnews.com – Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menilai penutupan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang berlangsung cukup lama berpotensi menurunkan bahkan menghilangkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung.

Ketua Pengurus YMT, John Sumampauw, menyampaikan bahwa diperlukan kejelasan serta kepastian secepat mungkin agar Bandung Zoo dapat kembali beroperasi secara normal dan memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Kota Bandung.

“Harus ada kejelasan dan kepastian yang segera. Kejelasan mengenai langkah normalisasi agar PAD Kota Bandung kembali masuk dan masyarakat dapat kembali menikmati kunjungan ke Kebun Binatang,” ujar John di Bandung, Rabu.

Ia menilai kebun binatang seharusnya segera difungsikan kembali sebagai aset milik pemerintah daerah yang memiliki daya tarik wisata, baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Menurutnya, polemik yang terus berlarut justru tidak membawa manfaat bagi siapa pun.

“Jika terus berpolemik seperti ini, tidak ada pihak yang diuntungkan. Persoalan justru semakin panjang, padahal perangkat dan organ penegak hukum sudah sangat memadai,” katanya.

John juga menyoroti besarnya minat masyarakat untuk berkunjung ke Bandung Zoo meskipun secara resmi dinyatakan tutup. Situasi tersebut, menurutnya, berpotensi memicu praktik pungutan liar karena aktivitas berlangsung di luar ketentuan resmi.

Baca Juga :  Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

“Minat masyarakat sangat tinggi, terutama menjelang akhir tahun. Namun apa yang diterima pemerintah? Jika hanya dinikmati oleh segelintir pihak, bahkan disertai pungutan yang tidak jelas, tentu ini menjadi persoalan,” ujarnya.

Ia mempertanyakan aspek keamanan serta kejelasan tanggung jawab apabila terjadi insiden di tengah kondisi operasional yang tidak resmi, termasuk menyangkut perlindungan asuransi dan kewajiban pajak dari pungutan yang terjadi.

Menurut John, Kota Bandung masih sangat layak memiliki kebun binatang karena didukung lokasi yang strategis, lingkungan yang asri, serta keberadaan pepohonan besar yang menunjang fungsi konservasi dan rekreasi.

“Perpaduan alam yang indah dengan satwa sangat ideal untuk kebun binatang. Jika dialihfungsikan menjadi hal lain, saya belum melihat contoh yang benar-benar berhasil dan berkelanjutan secara ekonomi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan Bandung Zoo yang telah berdiri selama puluhan tahun merupakan aset dan warisan berharga yang seharusnya dijaga serta dikelola secara profesional demi kepentingan jangka panjang Kota Bandung.***

Sumber Antara

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor Pengelola Kota Baru Parahyangan, Telusuri Dugaan Penyimpangan HGB
Boni Anggara Dorong Mahasiswa UMB Ubah Karya Kampus Jadi Peluang Bisnis
Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala
Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026
Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin
BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG
Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian
Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:18 WIB

KPK Geledah Kantor Pengelola Kota Baru Parahyangan, Telusuri Dugaan Penyimpangan HGB

Selasa, 29 September 2026 - 18:23 WIB

Boni Anggara Dorong Mahasiswa UMB Ubah Karya Kampus Jadi Peluang Bisnis

Kamis, 17 September 2026 - 08:18 WIB

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala

Kamis, 17 September 2026 - 08:13 WIB

Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026

Kamis, 17 September 2026 - 07:41 WIB

Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin

Berita Terbaru

Kabar TNI-Polri

Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:53 WIB