Yana Lantik Kadinkes dan Direktur RSUD Bandung Kiwari

- Jurnalis

Kamis, 17 November 2022 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan dua orang pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Kamis 17 November 2022.

Dua pimpinan tersebut adalah Anhar Hadian yang dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dan dr. Yorisa Sativa dilantik sebagai Direktur RSUD Bandung Kiwari.

“Pelantikan ini menjadi upaya akselerasi pencapaian target-target program dan kegiatan pembangunan khususnya dalam satu tahun ke depan,” ujar Yana.

Menurutnya, masyarakat masih butuh pelayanan dasar yang lebih maksimal, seperti akses terhadap air bersih, sampah, pangan, kesehatan, dan pendidikan

Ia berpesan, agar para pimpinan tinggi pratama harus menjadi panglima dan berada di barisan terdepan dalam menangani berbagai tantangan di tengah masyarakat.

 

“Dari aspek kehidupan global, kita juga terpengaruh pandemi Covid-19 dengan segala dampaknya. Bahkan, terancam resesi global,” ungkapnya.

“Dua pejabat yang dilantik hari ini kita harapkan mampu mengarahkan dan memberika gagasan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Bandung,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bandung yang baru dilantik, Anhar Hadian menuturkan, melalui kolaborasi berbagai tantangan kesehatan bisa terselesaikan.

“Ini bukan amanah yang ringan, tapi bukan sesuatu yang tidak mungkin juga untuk dijalankan. Kami berkeyakinan dengan kolaborasi dan arahan dari Wali Kota dan Sekda sebagai pimpinan kami, akan dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin,” ucap Anhar.

Jika bicara program prioritas, ia memaparkan, hal pertama yang akan diakselerasi adalah penanganan Covid-19.

“Saat ini kasusnya sedang naik, sehingga kita harus semaksimal mungkin mengatasi. Apalagi euforia masyarakat untuk kembali ke perikaku dahulu sudah terlihat,” jelasnya.

Kedua, vaksinasi Covid-19. Ia mengaku, terasa sekali saat stok vaksin tidak ada, banyak masyarakat yang protes.

Namun, sekarang saat vaksin melimpah ternyata pertambahannya tidak begitu signifikan. Ini juga menjadi tantangan lain untuk kami,” akunya.

Permasalahan kesehatan lain juga masih menunggu untuk diselesaikan bersama. Anatara lain, penyakit tidak menular, stunting, dan ODF.

Walikota Bandung Yana Berfoto Bersama Pejabat Baru Yang Dilantik

YG-IBN001

Sumber Humas Bandung

Berita Terkait

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap
Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212
Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas
Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026
YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga
Teras Cihampelas Dievaluasi, Pemkot Bandung Tempuh Prosedur Penghapusan Aset
Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:55 WIB

Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:46 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga

Berita Terbaru