Wabup Garut Helmi Budiman Ajak Dinkes, Disdik, dan Satpol PP Awasi Makanan Anak Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 17 Januari 2023 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati (Wabup) Garut dr. Helmi Budiman mengingatkan jajarannya untuk senantiasa waspada terhadap makanan-makanan berbahaya. Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Terbatas, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kabupaten Garut, Senin (16/1/2023).

Wakil Bupati (Wabup) Garut dr. Helmi Budiman mengingatkan jajarannya untuk senantiasa waspada terhadap makanan-makanan berbahaya. Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Terbatas, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kabupaten Garut, Senin (16/1/2023).

InfobandungnewsKAB. GARUT – Wakil Bupati (Wabup) Garut dr. Helmi Budiman mengingatkan jajarannya untuk senantiasa waspada terhadap makanan-makanan berbahaya. Hal itu diungkapkannya menyusul maraknya kasus di beberapa wilayah terhadap makan chiki ngebul (chikbul) – salah satu makanan ringan berisi nitrogen cair.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Terbatas, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kabupaten Garut, Senin (16/1/2023).

“Saya mendapatkan  laporan ada satu makanan yang membahayakan, Jawa Barat ini adalah kasus yang paling banyak, merusak tenggorokan, merusak lambung bahkan sering lambung bocor,” ujarnya.

“Saya minta orang tua maupun guru untuk mengawasi,” ujarnya.

Selain chikbul, ia juga meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk mengawasi makanan-makanan lain khususnya yang ada di lingkungan sekolah. Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Dinas Pendidikan (Disdik) Garut, dan Satpol PP untuk terjun ke lapangan memeriksa keamanan makanan-makanan tadi.

“Dinas Kesehatan turun keliling ke sekolah-sekolah, dan saya juga minta bantuan dari Dinas Pendidikan, Satpol juga, karena kita mempersiapkan dana yang besar untuk menanggulangi stunting, sedangkan anak-anak kita yang sudah besar, yang 6 tahun, 7 tahun, 12 tahun kita biarkan badannya rusak ini juga (perlu diperhatikan),” ucapnya.

Hal tersebut dilakukan karena dirinya tidak mau nantinya anak-anak masa depan bangsa mudah sakit di usia produktifnya.

“Hari ini mungkin tidak terasa masih sehat, ginjalnya masih sehat jantungnya masih sehat, tapi kita nggak tahu dengan 40 tahun lagi dengan makanan-makanan yang berbahaya, bisa jadi mereka oke dari usia produktif 40 tahun, tapi bisa jadi sesungguhnya tidak produktif karena sakit-sakitan,” katanya.

Ia mengajak semua pihak untuk turun ke lapangan, apalagi menurutnya Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut memiliki berbagai penunjang mulai dari kendaraan laboratoriumnya hingga tenaga gizinya pun dimiliki oleh Pemdakab Garut.

Wabup mengajak peserta apel yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemdakab Garut untuk mempersiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guna menunjang generasi emas tahun 2045.

“Jadi secara fisik kita persiapkan, kemudian otaknya pun harus kita persiapan, pemikiran pun harus kita persiapkan, makanya betul kita memerlukan ruang atau kelas yang baik, tetapi sesungguhnya yang lebih dari itu adalah bagaimana anak-anak kita mempunyai kecerdasan, mempunyai pemikiran yang lebih baik dari pada generasi kita sebelum mereka,” ujarnya.

Yg-IBN 002 .

 

Berita Terkait

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal
Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi
JPO Terminal Cicaheum Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Kawasan untuk Depo BRT
Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:14 WIB

Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:59 WIB

Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:36 WIB

Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal

Berita Terbaru