Strategi Dinas Ketenagakerjaan Gelar Job Fair Spirit Bedas 2025: Dekatkan Dunia Usaha dengan Pencari Kerja

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Job Fair Siprit Bedas 2025 Strategi Dinas Ketenagakerjaan Realisasikan Program Bupati Bandung

Job Fair Siprit Bedas 2025 Strategi Dinas Ketenagakerjaan Realisasikan Program Bupati Bandung

Infobandungnews.com – KAB. BANDUNG – Realisasikan program prioritas Bupati Bandung Dadang Supriatna, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung kembali gelar Job Fair Spirit Bedas di Alun-alun Kecamatan Margaasih, Kamis (21/8/2025).

Sehari sebelumnya, Job Fair Spirit Bedas Tahun 2025 dilaksanakan di Lapang Sadewata Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas selama dua hari berturut-turut dan masih dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera dan Indonesia Maju” ini memberikan kesempatan kepada 600 orang pencari kerja (caker).

Setiap pelaksanaan Job Fair memberikan kesempatan kepada 300 orang pencari kerja untuk di 9 perusahaan terbaik dan 1 LPK yang sudah bermitra dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas yang ke-9 ini kesempatan bagi ratusan orang caker untuk menempati posisi kerja di puluhan perusahaan tersebut yang sudah disiapkan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Dadang Komara diwakili Sekretaris DA. Hidayat turut membuka pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas Tahun 2025 tersebut.

Dalam sambutannya Hidayat menyampaikan “Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas ini untuk merealisasikan program prioritas Pak Bupati Bandung, yaitu bagaimana menempatkan 50.000 orang pekerja di Kabupaten Bandung. Baik itu di sektor formal sebagai pekerja maupun di sektor informasi jadi wirausaha,” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan untuk menempatkan 50.000 orang pekerja itu, dibagi dalam lima tahun, sehingga 10.000 orang setiap tahunnya.

“Untuk menempatkan 10.000 orang itu di antaranya ada strategi yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan, melalui pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas ini. Selain itu melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) dengan 120 perusahaan yang berkaitan dengan program 100 hari kerja Pak Bupati dan Wakil Bupati Bandung, dengan memberikan kesempatan lowongan kerja untuk 8000 pencari kerja,” tuturnya.

Ia mengatakan sampai saat ini sudah bisa menempatkan kurang lebih sekitar 4500 orang di sektor formal menjadi pekerja di perusahaan.

Baca Juga :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair Spirit Bedas dan Luncurkan Aplikasi Dashnaker Plus

“Kita punya target 7.500 orang, dan mudah-mudahan akhir tahun ini bisa tercapai,” katanya.

Strategi lainnya yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, lanjut Hidayat, yaitu melalui penempatan antar daerah atau antar negara melalui pekerja migran Indonesia atau PMI. Yaitu dengan melaksanakan pelatihan bahasa dan budaya Jepang dan Korea. Bahkan pada pelaksanaan Job Fair kali ini saja, LPK yang berkaitan dengan pelatihan bahasa dan budaya Jepang dan Korea juga turut hadir.

“Ada permintaan dari Korea sebanyak 600 pekerja. Saat ini, kita melatih 400 orang bahasa dan budaya Jepang, dan 100 orang bahasa dan budaya Korea. Semuanya dibiayai oleh APBD Kabupaten Bandung,” katanya.

Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan pelatihan wirausaha baru, dan tahun ini mentargetkan 1000 orang wirausaha baru.

“Kita sudah melatih 700 orang untuk menjadi wirausaha muda,” ucapnya.

Hidayat berharap apa yang menjadi target Bupati Bandung itu bisa tercapai dan masyarakat yang masih menganggur bisa bekerja. Saat ini pengangguran terbuka atau masih mencari pekerjaan diangka 6,36 persen dari 1,8 juta sampai 1,9 juta usia kerja.

“Jadi angka pengangguran terbuka itu bisa mencapai 121 ribu orang. Sementara angkatan kerja mencapai 2,9 juta di Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk 3,8 juta jiwa,” ujarnya.

Disamping itu, kata Hidayat, Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan pelatihan tenaga kerja mandiri, di antaranya berkaitan dengan mengolah hasil pertanian dan lain sebagainya. Mereka juga diberi hibah atau sarana untuk wirausaha.

Lebih lanjut ia mengatakan pelaksanaan Job Fair ini untuk mendekatkan dunia kerja dengan orang yang mencari kerja, sehingga dalam pelaksanaannya di sejumlah kecamatan. Sehingga dalam pelaksanannya lebih efisien dan efektif.

“Pelaksanaan Job Fair ini kesempatan baik bagi para pencari kerja. Kami berharap lowongan kerja bisa terisi semuanya oleh para pencari kerja,” katanya.(oki-IBN) ***

Berita Terkait

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap
Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212
Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas
Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026
YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga
Teras Cihampelas Dievaluasi, Pemkot Bandung Tempuh Prosedur Penghapusan Aset
Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:55 WIB

Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:46 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga

Berita Terbaru