Saluran Air Ledeng Perumda Air Minum Tirta Raharja Sedang Alami Hambatan, Ini Kata Humas PDAM Tirta Raharja

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com -SOREANG – Saluran air ledeng dari Perumda Air Minum Tirta Raharja sedang mengalami hambatan di beberapa wilayah sejak Rabu (7/5/2025) malam akibat kebocoran pipa air di beberapa titik.

Beberapa pelanggan mengeluhkan terhentinya saluran air bersih di rumah mereka, salah satunya Sumarni (40) yang bertempat tinggal di Komplek Perumahan Gading Tutuka 2 Cangkuang.

Menurut Sumarni, dirinya cukup terganggu dengan tidak adanya air dirumahnya karena aktivitas rumah tangga banyak mengandalkan air seperti mandi, masak dan beberesih rumah.

“Ya, sebenernya cukup terganggu sih aktivitasnya tapi ya mau gimana lagi, ini kan gangguannya katanya karena gangguan alam ya, jadi saya juga maklum aja dan sabar menunggu perbaikan,” ujarnya.

Sumarni juga menyebutkan pihak Perumda Air Minum Tirta Raharja sudah memberikan bantuan distribusi air bersih melalui tangki air pada hari Kamis (8/5/2025).

“Udah ada kemarin kiriman air tangki di rumah bu RW, alhamdulilah lah kebantu sedikit, mudah-mudahan cepat selesai aja perbaikannya,” kata Sumarni.

Menanggapi keluhan pelanggan, Suvervisor Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja Harry Faizal membenarkan bahwa distribusi air bersih memang sedang terhambat karena ada perbaikan di beberapa titik kebocoran pipa di Sukamaju.

“Perbaikan Kebocoran Pipa Jaringan Distribusi Utama diameter 400 mm yang berlokasi Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sukamaju,” Kata Harry.

Baca Juga :  Demokrat Jabar dan DPC Demokrat Kabupaten Bandung Bantu Warga Terdampak Gempa di Kertasari

Harry menyebutkan kebocoran pipa tersebut disebabkan kondisi curah hujan yang cukup deras dan kondisi perpipaan berada di lereng perbukitan yang rawan longsor sehingga mengakibatkan penghambatan penyambungan pipa yang berdampak terhadap pengaliran air pelanggan.

Ada beberapa wilayah yang terdampak kebocoran pipa tersebut diantaranya adalah Wilayah l Soreang diantaranya Komplek Sanggar Indah Lestari, Komplek Parahyangan Kencana, Komplek Gadik Tutuka Residence, Komplek Gading Tutuka Kemala, Komplek Sanggar Indah Banjaran.

Wilayah ll Banjaran diantaranya seluruh wilayah Banjaran, sebagian wilayah Baleendah meliputi Kampung Sepen, Kampung Sukaasih, Bumi Cahaya Rencong, Kampung Reunggas Condong, dan Babakan Sukawargi.

Harry menjelaskan bahwa saat ini perbaikan sudah selesai dilaksanakan dan sedang dilakukan uji alir dan normalisasi.

Ia memohon maaf kepada para pelanggan karena proses pekerjaan perbaikan terkendala oleh kondisi cuaca dan kondisi dilapangan yang cukup terjal dan memungkinkan terjadi longsor kembali ketika hujan terjadi.

“Namun sejak pagi ini (Jumat) pukul 05:00 WIB pintu air cikalong sudah mulai di buka bertahap dan saat ini air sudah mulai masuk di washout IPA Sukamaju,” ungkapnya.

Harry juga memastikan bahwa saluran air bersih akan segera berjalan dengan normal seperti biasnya.

“Mudah-mudahan proses normalisasi produksi hingga distribusi dapat berjalan dengan lancar, mungkin siang atau sore ini sudah bisa berjalan kembali,” pungkasnya. (Ver)

Berita Terkait

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap
Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212
Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas
Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026
YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga
Teras Cihampelas Dievaluasi, Pemkot Bandung Tempuh Prosedur Penghapusan Aset
Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:55 WIB

Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:46 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga

Berita Terbaru