Penanganan TPS Overload, Kodim 0618/BS Bantu Pemkot Bandung Sapu Bersih Sampah di TPS

- Jurnalis

Sabtu, 4 November 2023 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan darurat sampah di Kota Bandung melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kodim 0618/BS.

Penanganan darurat sampah di Kota Bandung melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kodim 0618/BS.

Infobandungnews – Penanganan darurat sampah di Kota Bandung melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kodim 0618/BS.

Belum lama ini, berbagai lapisan dari unsur Pemkot Bandung, Kodim 0618/BS, Polri, serta masyarakat di Kecamatan Bandung Wetan mengosongkan sampah yang menumpuk di TPS Kecamatan Bandung Wetan.

Selain itu, sampah di TPS Jalan Ambon, juga TPS Jalan Indramayu juga dikosongkan. Sebanyak 20 ton sampah di TPS Jalan Ambon dikabarkan telah terangkut.

Komandan Kodim 0618/BS, Kolonel Inf. Donny I. Bainuri menyebut, kolaborasi ini merupakan pelaksanaan dari hasil evaluasi darurat sampah di Kota Bandung.

“Kita hadir sebagai bagian dari Satgas Darurat Sampah di Kota Bandung. Kita juga melihat banyak TPS yang sudah overload sampai memenuhi badan jalan,” ujar Donny.

“Kalau sampah sudah menumpuk, banyak akibat mulai dari penyakit, lalu lintas juga karena menghalangi badan jalan,” katanya menambahkan.

Proses pengolahan sampah di TPS-TPS overload melibatkan kolaborasi dengan Sektor 7 Citarum Harum. Dengan mendistribusikan ke Sektor 7 Citarum Harum di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Melihat dampak dari penumpukan sampah di TPS, Donny menyebut, pihak Kodim 0618 bersama jajaran unsur kewilayahan menargetkan penanganan sampah di 2 sampai 3 TPS setiap harinya.

Hari Rabu, 1 November 2023 kemarin, pembersihan TPS juga dilakukan di TPS Kelurahan Pamoyanan (Kecamatan Cicendo) dan TPS Andir.

“Dalam setiap kegiatan, kami melibatkan berbagai unsur. Camat, Lurah, semuanya hadir. Kami juga mengundang DLH, Diskar PB, Limas, Babinsa Babinkamtibmas, semua kami libatkan,” terangnya.

Donny melanjutkan, proses pengolahan sampah di TPS-TPS overload tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan Sektor 7 Citarum Harum. Jadi, sampah-sampah tersebut didistribusikan ke Sektor 7 Citarum Harum di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Menurut Donny, di kawasan tersebut sudah ada mesin pengolah sampah. Sehingga sampah-sampah yang didistribusi dari TPS-TPS overload ini diolah menjadi briket.

“Jadi ini bisa menjadi nilai tambah, nilai ekonomis,” ujarnya.

Hal ini juga tidak lepas dari kebijakan batas kuota pembuangan sampah dari Kota Bandung ke TPA Sarimukti. Seperti diketahui, Kota Bandung hanya mendapat jatah 50 persen dari kuota normal pembuangan ke TPA Sarimukti setelah terjadinya peristiwa kebakaran pada Agustus lalu.

Di sisi lain, Donny menyebut pengolahan sampah mandiri sudah menjadi kewajiban bagi seluruh elemen masyarkat di Kota Bandung. Menurutnya, kunci penanganan darurat sampah di Kota Bandung adalah sejak di hulu.

“Hari ini, program Kang Pisman sudah menjadi kewajiban. Kita pisahkan sampah organik, anorganik, residu. Kreativitas seperti mesin pemisahan atau pengolahan sampah, ini sangat diperlukan,” ajaknya.

Berdasarkan informasi terakhir, sebanyak 24 TPS di Kota Bandung masih berstatus overload. Sekitar 35.000 ton sampah belum terangkut dari 24 TPS tersebut.

Penanganan darurat sampah di Kota Bandung melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kodim 0618/BS.

Rencananya pada Kamis 2 November 2023 ini, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna dijadwalkan mengunjungi Pemkab Sumedang untuk membahas kolaborasi penanganan darurat sampah.

Rencananya, Pemkot Bandung akan berkolaborasi dengan Pemkab Sumedang untuk menyelesaikan sisa 35.000 ton sampah di 24 TPS tadi dengan memanfaatkan sejumlah lahan TPA di Kabupaten Sumedang.(YG-IBN001)***

Berita Terkait

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum
Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas
Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal
Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:08 WIB

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:14 WIB

Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru