Menko AHY: Layanan Telekomunikasi Harus Pulih Cepat untuk Menopang Proses Evakuasi dan Penyaluran Bantuan

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Posko Siaga Pemulihan Telekomunikasi Telkomsel Area Sumatra guna memastikan percepatan pemulihan layanan komunikasi pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Selasa (9/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY menekankan bahwa keberfungsian jaringan telekomunikasi menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang proses evakuasi, pendistribusian logistik, serta penyaluran bantuan ke lokasi-lokasi yang masih sulit dijangkau.

“Saya kembali hadir di Sumatra Utara untuk mengecek langsung penanganan darurat bencana, terutama yang berkaitan dengan pemulihan infrastruktur dan akses transportasi yang sangat penting bagi kelancaran evakuasi dan alur logistik. Selain perbaikan fisik, memastikan akses komunikasi kembali berjalan optimal juga sangat krusial,” ujar AHY.

Dalam laporan yang disampaikan VP Area Networks Telkomsel, Nugroho, kepada Menko AHY, dipaparkan perkembangan terbaru pemulihan jaringan di tiga provinsi terdampak.

“Secara keseluruhan, pemulihan di Sumatra Utara sudah berada di angka 97 persen, Sumatra Barat mencapai 98 persen, sementara Aceh masih sekitar 54 persen. Ini berarti sebagian besar wilayah Aceh, baik pantai timur, barat, maupun wilayah tengah, masih berstatus merah,” jelas Nugroho.

Menko AHY menyoroti bahwa pemulihan layanan komunikasi tidak dapat dipisahkan dari proses perbaikan infrastruktur transportasi dan pasokan listrik yang juga terdampak.

“Kerusakan jalur fiber optik banyak terjadi karena jalan dan jembatan terputus akibat longsor. Perbaikan komunikasi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur serta ketersediaan alat berat di lapangan. Karena itu saya mendorong Kementerian PU dan seluruh balai agar bekerja lebih cepat sehingga Telkomsel dapat menyelesaikan perbaikan jaringan. Hal yang sama berlaku pada kelistrikan—tanpa listrik, komunikasi tidak bisa hidup,” tegasnya.

Baca Juga :  Menko AHY: Infrastruktur Pendidikan Pondasi Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh kebutuhan pemulihan dapat berjalan seiring.

“Kita terus memperkuat sinergi agar semua pihak bekerja responsif dan progresif. Tidak ada yang ingin memperlambat proses, namun kita harus memahami bahwa setiap tahap membutuhkan waktu. Saat ini semua jalur vital terus kita dorong dengan penambahan alat berat, percepatan distribusi logistik, dan dukungan peralatan,” kata AHY.

Selama sepuluh hari terakhir, Menko AHY telah meninjau sejumlah titik terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pada Rabu (10/12/2025), ia dijadwalkan mengunjungi Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang masih membutuhkan percepatan pemulihan jaringan transportasi dan telekomunikasi.

“Akses terhadap informasi hanya bisa dilakukan bila masyarakat memiliki layanan komunikasi yang memadai. Karena itu percepatan pemulihan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Menutup agenda peninjauan, Menko AHY mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang berjibaku mengatasi dampak bencana.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang bekerja tanpa kenal waktu. Semoga upaya ini membawa percepatan pemulihan dan membantu masyarakat kembali bangkit,” pungkasnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini: Sesmenko Ayodhia G.L. Kalake; Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal; Deputi Infrastruktur Dasar, Muhammad Rachmat Kaimuddin; Staf Khusus Menko Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Menko Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya; Staf Khusus Menko Bidang Percepatan Pembangunan, Arif Rachman; VP Consumer Business Area Sumatra, Saki Hamsat Bramono; VP Area Networks Sumatra, Nugroho Adi Wibowo; serta Komisaris Telkomsel, Chandra arie setiawan.

Berita Terkait

BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit
Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun
Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya
Mulai 1 April 2026 Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Rinciannya
Mulai Hari ini, Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Platform Digital Wajib Patuh
Klarifikasi Jubir: Jusuf Kalla Tidak ke Iran, Fokus Hadiri Dialog Perdamaian di ASEAN
Rencana Sekolah Daring April 2026 Dibatalkan, Pemerintah Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka
WFH Sehari Sepekan Usai Lebaran 2026, Pemerintah Bidik Penghematan Energi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:33 WIB

BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit

Kamis, 2 April 2026 - 08:12 WIB

Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 18:02 WIB

Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya

Rabu, 1 April 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 April 2026 Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Rinciannya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:15 WIB

Mulai Hari ini, Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Platform Digital Wajib Patuh

Berita Terbaru