Longsor Timbun Peternak Kambing di Sumedang

- Jurnalis

Selasa, 20 Desember 2022 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian korban tertimbun longsor Sumedang hari ini, Senin, 19 Desember 2022 oleh Tim SAR gabungan. (SAR Jawa Barat)

Pencarian korban tertimbun longsor Sumedang hari ini, Senin, 19 Desember 2022 oleh Tim SAR gabungan. (SAR Jawa Barat)

Infobandungnews-Sumedang, Seorang warga bernama Acek (60) dilaporkan tertimbun longsoran tebing saat memberi makan ternak di Dusun Ciseupan, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (19/12/2022).
Kepala Desa Sindulang Ujang membenarkan atas peristiwa itu.

“Iya benar, korban yang tertimbun bernama Acek usianya 60 tahun,” ujar Ujang , Senin (19/12/2022) malam.
Ujang menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban tertimbun longsoran tebing setinggi 20 meter dengan lebar sekitar 15 meter saat sedang memberi makan hewan ternak peliharaannya.

“Jadi saat itu korban bersama istrinya sedang memberi makan kambing di sekitar lokasi kejadian,” terangnya.

Menurut penuturan istrinya yang selamat, lanjut Ujang, longsor terjadi secara bertahap sebelum pada akhirnya menimbun korban.

“Saat itu awalnya memang sudah terjadi longsoran kecil dulu, kemudian terjadi longsoran kedua dan saat itu korban masih sempat membetulkan saluran air di lokasi kejadian,” ujarnya.

“Baru kemudian pada saat terjadi longsoran yang ketiga inilah korban pun tertimbun longsoran tanah berikut satu ekor kambing,” ujarnya.

Saat ini, tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian di titik korban diduga tertimbun.

Hingga pukul 20.30 WIB, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD Sumedang, unsur TNI/Polri beserta dibantu warga.

“Sejauh ini petugas gabungan masih melakukan pencarian korban,” ucapnya.

Sementara itu menurut penuturan anak korban, saat kejadian bapaknya itu sedang membetulkan saluran air selokan yang tersumbat yang lokasinya berada diseberang kandang kambing.

“Kalau kata mamah, bapak itu terakhir berada di sana di sebuah selokan. Bapak saat itu sedang membetulkan saluran air yang tersumbat,” ujarnya.

Kasi Ops Basarnas Bandung, Supriono menuturkan, saat ini Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Nanti jam 21.30 rencananya akan kita istirahatkan atau pelaksanaan operasi SAR akan dihentikan sementara,” katanya.

Supriono menyebut, sejauh ini status korban masih dalam pencarian.

“Sejauh ini korban masih belum ditemukan dan rencananya besok mulai jam 7.00 pagi, operasi SAR akan kami lanjutkan,” paparnya.

Adapun petugas gabungan yang terlibat diantaranya Basarnas, BPBD Sumedang, unsur TNI/Polri dan unsur SAR lainnya.

Yg-IBN 001

 

Berita Terkait

Farhan Dorong Pembangunan Bandung Berbasis Data, Sesuaikan Kebutuhan Tiap Wilayah
Pemkot Cimahi Mulai Salurkan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Padati Lokasi Penyaluran
Pemkot Cimahi Ajak ASN Naik Transportasi Umum, Tekan BBM dan Emisi
Program MBG Dayeuhkolot Dihentikan Sementara Usai Keluhan Makanan Berbau, Evaluasi Menyeluruh Dilakukan
SPPG Citeureup Minta Maaf, Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
9 Desa di Kabupaten Bandung Gelar Pilkades PAW April 2026, Bupati Tekankan Transparansi dan Keamanan
Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Bandung Sidak Bapenda dan BKAD, Soroti PAD hingga Aset Daerah
Refleksi Lebaran, Bupati Bandung Barat Minta Maaf dan Janji Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:56 WIB

Farhan Dorong Pembangunan Bandung Berbasis Data, Sesuaikan Kebutuhan Tiap Wilayah

Jumat, 10 April 2026 - 08:19 WIB

Pemkot Cimahi Mulai Salurkan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Padati Lokasi Penyaluran

Kamis, 9 April 2026 - 08:17 WIB

Pemkot Cimahi Ajak ASN Naik Transportasi Umum, Tekan BBM dan Emisi

Kamis, 9 April 2026 - 07:39 WIB

Program MBG Dayeuhkolot Dihentikan Sementara Usai Keluhan Makanan Berbau, Evaluasi Menyeluruh Dilakukan

Rabu, 8 April 2026 - 22:35 WIB

SPPG Citeureup Minta Maaf, Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru