Kejari Bandung Pertimbangkan Cegah Wakil Wali Kota Erwin ke Luar Negeri

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Kota (Kejari) Bandung mempertimbangkan pengajuan pencegahan Wakil Wali Kota Bandung Erwin ke luar negeri usai terseret kasus dugaan korupsi. (prokopim.bandung.go.id).

Kejaksaan Negeri Kota (Kejari) Bandung mempertimbangkan pengajuan pencegahan Wakil Wali Kota Bandung Erwin ke luar negeri usai terseret kasus dugaan korupsi. (prokopim.bandung.go.id).

Infobandungnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung tengah mempertimbangkan pengajuan pencegahan ke luar negeri terhadap Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang terseret dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun anggaran 2025.

Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses hukum yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan lancar.

“Kami sedang mempertimbangkan pencegahan ke luar negeri,” ujar Irfan di Bandung, seperti dikutip dari Antara.

Penyidik seksi tindak pidana khusus sendiri telah memeriksa Erwin selama kurang lebih tujuh jam di kantor Kejari Bandung.

Kejari Bandung Dalami Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Pemkot Bandung

Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pendalaman terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Selain memeriksa Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung juga telah meminta keterangan sejumlah saksi lainnya serta melakukan penggeledahan di beberapa kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandung.

Baca Juga :  Wakilnya Diperiksa Di Kasus Jual Beli Jabatan, Ini Kata Walikota Bandung M Farhan

“Kami telah menyita sejumlah dokumen dan alat bukti elektronik hasil penggeledahan di beberapa OPD,” ujar Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan bahwa dirinya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung serta mendukung penuh langkah Kejari dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah kota.

Erwin menegaskan, kehadirannya dalam pemeriksaan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen untuk mendukung penegakan hukum secara transparan dan akuntabel dengan memenuhi setiap panggilan dari pihak Kejari Bandung.

“Saya meyakini bahwa proses hukum harus dihormati dan didukung sepenuhnya sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih,” tutur Erwin.***

startogel
startogel
startogel
startogel
startogel
startogel
gandatoto
gandatoto
gandatoto
gandatoto

Berita Terkait

Eks Penyidik Soroti Polemik Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas, Dinilai Ganggu Citra KPK
Keluarga Noel Siap Ajukan Pengalihan Tahanan, Pertimbangkan Kesehatan dan Momentum Keagamaan
KPK Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasannya
KPK Tahan Stafsus Eks Menag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pendukung Banser Datangi Gedung KPK
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Kuota Haji Dinyatakan Sah
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Digiring ke Jakarta untuk Pemeriksaan

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:17 WIB

Eks Penyidik Soroti Polemik Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas, Dinilai Ganggu Citra KPK

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:08 WIB

Keluarga Noel Siap Ajukan Pengalihan Tahanan, Pertimbangkan Kesehatan dan Momentum Keagamaan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:28 WIB

KPK Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasannya

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:00 WIB

KPK Tahan Stafsus Eks Menag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:51 WIB

KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji

Berita Terbaru