DPRD Minta BJB Soreang Klarifikasi Soal Pencurian Uang 2,5 Milyar

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Dr. M. Hailuki. M. Si

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Dr. M. Hailuki. M. Si

Infobansungnews.com – Belum tuntas perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi bank bjb yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara pengadaan iklan sebesar Rp 409 miliar dan kasus dugaan korupsi pemberian kredit ke PT Sritex yang ditangani Kejaksaan Agung sebesar Rp 543 miliar, kini muncul kasus baru di tubuh bank milik pemerintah daerah tersebut yakni adanya dugaan pembobolan yang dilakukan oleh karyawan bank bjb cabang Soreang. Tidak tanggung-tanggung total uang yang dibobol sebesar Rp 2,5 miliar.

Kasus ini mencuat setelah laporan resmi masuk ke pihak Kepolisian Resor Kota Bandung pada 1 Juli 2025. Pelaku berinisial AVM diketahui menjabat sebagai staf teknisi IT yang memiliki akses ke sejumlah ruangan sensitif, termasuk ruangan penyimpanan kas besar bank.

Kasus ini menuai perhatian luas, mengingat pelakunya berasal dari internal bank termasuk perhatian DPRD Kabupaten Bandung. DPRD Kabupaten Bandung menegaskan pentingnya transparansi dan penegakan hukum agar kepercayaan publik terhadap institusi keuangan tetap terjaga.

Baca Juga :  Saeful Bachri : Ketahanan Keluarga Dan Ketahanan Pangan Tidak Bisa Dipisahkan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Dr. M. Hailuki M.Si menyayangkan kasus pembobolan brangkas senilai Rp. 2,5 Milyar tersebut yang diduga melibatkan oknum karyawan internal Bank BJB. Ia menilai kejadian ini merusak kepercayaan publik terhadap bank plat merah tersebut.

Hailuki mendesak agar pihak Corporate Secretary ( Corse) BJB segera memberikan klarifikasi terhadap publik, khususnya nasabah BJB Sereang, agar tidak menimbulkan keresahan dan menurunkan kepercayaan terhadap layanan bank.

Ia juga meminta BJB pusat segera berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh atas dugaan fraud tersebut, agar pelaku bisa di proses secara hukum.

Dalam pernyataannya Hailuki mengimbau nasabah untuk tetap tenang karena dana mereka dijamin oleh Lembaga Penjamin Simoanan sehingga Keamanan tabungan tetap terjaga. ***

Berita Terkait

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi
Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu
Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang
Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’
Pemkot Bandung Tertibkan 174 Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja, Kembalikan Fungsi Ruang Jalan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:14 WIB

Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 20:26 WIB

Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:09 WIB

Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang

Berita Terbaru