Dede Yusuf Respon Keputusan Mendikbud Batalkan Kenaikan UKT

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Dede Yusuf Macan Effendi

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Dede Yusuf Macan Effendi

InfobandungnewsJakarta. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menanggapi keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, membatalkan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi. Dia menyambut baik keputusan tersebut, lantaran kenaikan UKT meresahkan masyarakat.

“Kita apresiasi apa yang dilakukan pemerintah saat ini sesuai dengan harapan dari raker Komisi X kemarin,” kata Dede Yusuf  awak media, senin (27/5/2024).

Namun demikian, kata Dede Yusuf, Komisi X DPR akan tetap mengawasi biaya UKT tersebut. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan biaya UKT akan naik pada tahun depan.

Seiring dengan itu, Panja (Panitia Kerja) Biaya Pendidikan Komisi X DPR juga akan melakukan pengawasan terhadap pembiayaan UKT.

” Ini langkah baik yang dilakukan pemerintah, dan kami akan tetap pantau karena di sini dikatakan untuk tahun ini tidak naik,” ucapnya.

“Jadi apakah tahun depan naik atau tidak kita akan pantau dan kebetulan kami sekarang sedang membuat Panja Biaya Pendidikan dari situ kita bisa melihat jika ada kebutuhan menaikkan biaya itu karena faktor apa dan berapa besarannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dede Yusuf menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mendengar keluhan masyarakat terkait kenaikan UKT yang tak wajar.

Sehingga, menurutnya pembatalan atau penundaan Permendikbud Nomor 2 tahun 2024 yang dinilai sebagai biang kerok kenaikan UKT perlu dilakukan.

Hal itu sebagaimana hasil kesimpulan rapat Komisi X DPR dengan Nadiem, yang meminta pembatalan kenaikan UKT.

“Sesuai juga dengan harapan dari para mahasiswa dan Komisi X untuk membatalkan Permendikbud 2/2024 atau menunda kenaikan UKT,” tandasnya. (YG-IBN001)***

Cek Berita Lainnya di Google News

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kemendikbud Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Mulai Tahun Ini
Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?
Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (Stikindo) Selenggarakan Ucap Janji Pra Klinik Untuk Mahasiswa
Promosi Destinasi via Smartphone, Dede Yusuf Wanti-Wanti Masalah Ini
Pertalite Dibatasi, Daya Beli Masyarakat Siap-Siap Terpukul
Tim Basket Patriot Beezers Bandung Sabet Gelar Juara pada Ajang Kapolresta Bandung Cup U-16
Saeful Bachri Membuka Kursus Mahir Dasar Kwaran Majalaya
Buka DIANPINSAT Pramuka Penegak Dan Pandega Kabupaten Bandung, Dispora : Semoga Bisa Meningkatkan Kualitas Kader Pramuka
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:09 WIB

Kemendikbud Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Mulai Tahun Ini

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:30 WIB

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Senin, 15 Juli 2024 - 20:10 WIB

Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (Stikindo) Selenggarakan Ucap Janji Pra Klinik Untuk Mahasiswa

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:19 WIB

Pertalite Dibatasi, Daya Beli Masyarakat Siap-Siap Terpukul

Senin, 8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Tim Basket Patriot Beezers Bandung Sabet Gelar Juara pada Ajang Kapolresta Bandung Cup U-16

Berita Terbaru

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, guru honorer yang kena cleansing atau diberhentikan ialah mereka yang diangkat oleh kepala sekolah tanpa aturan yang sesuai. (foto- merdeka.com)

Pendidikan

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:30 WIB