Dede Yusuf Minta Destinasi Wisata Kudu Ramah Perempuan

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Dede Tusuf : Setiap Deatinasi Wisata Harus Ramah Perempuan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Dede Tusuf : Setiap Deatinasi Wisata Harus Ramah Perempuan "

Infobandungnews.com – Kemenparekraf menggelar sosialisasi penguatan desa wisata. Tempatnya di Saung Anggur Cepood, Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Acara tersebut bertepatan juga dengan hari Kartini 21 April 2024.

Acara yang betajuk Forum Penguatan Pengelolaan Destinasi Pariwisata Di Kabupaten Bandung dihadiri para pelaku industri pariwisata, khususnya pengelola desa wisata. Turut hadir Sri Utari Widyastuti, direktur destinasi wisata I Kemenparekraf. Kegiatan dibuka Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi serta para tenaga ahli komisi X DPR RI Dr. M A Hailuki dan Saeful Bachri, SH., M.AP. sebagai narasumber.

Dalam sambutannya direktur destinasi wisata I Sri Utari Widyastuti mengatakan  ” menurut survei Mark Plus ternyata 90 persen masyarakat kita itu memilih wisata alam,” ujarnya, Minggu (21/4/2024).

Data itu jadi kekuatan bagi Kabupaten Bandung. Sebab, banyak destinasi alam di wilayah ini. Bukan hanya di kawasan Ciwidey dan Pangalengan saja, tapi di wilayah lain pun banyak.

Wakil Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengaku senang Kemenparekraf hadir menyapa warga Kabupaten Bandung. Terlebih di momen Hari Kartini, 21 April 2024.

“Ibu direktur, selama ini kita melihat destinasi wisata kita belum ramah perempuan,” ujar Dede Yusuf. Hal terkecil saja, misalnya, soal toilet  perempuan harus lebih khusus. Tempatnya juga harus lebih luas, Mushola di tempat wisata juga harusnya ramah perempuan. Kalau bisa dibedakan dengan laki-laki serta adanya ruang Laktasi atau Fasilitas khusus menyusui dan/atau memerah ASI” kata Dede Yusuf .

Bertepatan dengan Hari Kartini, papar doktor Administrasi Publik jebolan Unpad ini, industri pariwisata harus lebih ramah perempuan. Termasuk memberi akses luas dalam penyerapan lapangan kerja.

“Perempuan biasanya lebih care dalam melayani tamu. Juga lebih disiplin dalam menjaga kebersihan destinasi wisata,” ungkapnya.

Saeful Bachri. SH., M.A.P

Menurut Saeful Bachri sebagai narasumber dalam acara tersebut memaparkan ” Pemda Kabupaten Bandung telah menetapkan 100 desa wisata. Setiap kecamatan minimal ada satu wisata. Pengembangan desa wisata diharapkan menggerakkan ekonomi masyarakat. Juga lapangan kerja” paparnya.

“Masa jabatan kepala desa jadi delapan tahun. Mestinya pengelola desa wisata disesuaikan dengan masa jabatan kades. Supaya tidak ada konflik kepentingan,” ujar Saeful Bachri, SH, M. AP. (AD-IBN006)***

Berita Terkait

Kemendikbud Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Mulai Tahun Ini
Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?
Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (Stikindo) Selenggarakan Ucap Janji Pra Klinik Untuk Mahasiswa
Promosi Destinasi via Smartphone, Dede Yusuf Wanti-Wanti Masalah Ini
Pertalite Dibatasi, Daya Beli Masyarakat Siap-Siap Terpukul
Tim Basket Patriot Beezers Bandung Sabet Gelar Juara pada Ajang Kapolresta Bandung Cup U-16
Saeful Bachri Membuka Kursus Mahir Dasar Kwaran Majalaya
Buka DIANPINSAT Pramuka Penegak Dan Pandega Kabupaten Bandung, Dispora : Semoga Bisa Meningkatkan Kualitas Kader Pramuka
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:09 WIB

Kemendikbud Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Mulai Tahun Ini

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:30 WIB

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Senin, 15 Juli 2024 - 20:10 WIB

Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (Stikindo) Selenggarakan Ucap Janji Pra Klinik Untuk Mahasiswa

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:19 WIB

Pertalite Dibatasi, Daya Beli Masyarakat Siap-Siap Terpukul

Senin, 8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Tim Basket Patriot Beezers Bandung Sabet Gelar Juara pada Ajang Kapolresta Bandung Cup U-16

Berita Terbaru

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, guru honorer yang kena cleansing atau diberhentikan ialah mereka yang diangkat oleh kepala sekolah tanpa aturan yang sesuai. (foto- merdeka.com)

Pendidikan

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:30 WIB