Dari Sawah ke Panggung Provinsi: POC Keong mas & Biosaka Plus Inovasi Pak Undang, Penyuluh Swadaya dari Arjasari

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobansungnews.comArjasari. Siapa sangka, langkah sederhana menjejak tanah becek di pematang sawah bisa mengantarkan Pak Undang, seorang penyuluh pertanian swadaya (PPS) dari Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, hingga ke ajang bergengsi Penilaian Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Berawal dari kepeduliannya melihat banyak petani sekitar yang kesulitan menghadapi mahalnya pupuk dan serangan hama, Pak Undang tak tinggal diam. Dengan tekun ia mengenalkan inovasi “POC keong mas & Biosaka Plus”, meramu sendiri, mengajarkan cara membuatnya ke tetangga, dan sabar mendampingi mereka sampai hasil panen membaik.

POC keong mas & Biosaka Plus Inovasi Pak Undang seorang penyuluh pertanian swadaya di Desa Arjasari.

 

Kini, kerja kerasnya menuai apresiasi. Pak Undang menjadi wakil dari Kabupaten Bandung untuk kategori PPS. Dengan penuh semangat, ia mempresentasikan pengalaman & inovasinya di hadapan tim juri tingkat provinsi.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Apresiasi Mesin Pengolah Kodam III Siliwangi

Sungguh momen yang membanggakan bukan hanya bagi dirinya, tapi juga untuk seluruh petani Arjasari yang kini merasakan manfaat nyata bimbingannya.

“Saya hanya ingin petani di kampung saya maju, sejahtera, dan bangga bertani.” Ungkap Pak Undang dengan mata berbinar yang ditemui di rumahnya di Desa Arjasari. Jum’at (4/7/2025).

Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi besar bagi penyuluh dan petani lainnya khususnya di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung. Doakan Pak Undang agar dapat membawa harum nama Arjasari & Kabupaten Bandung di tingkat provinsi. ***

Berita Terkait

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap
Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212
Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas
Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026
YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga
Teras Cihampelas Dievaluasi, Pemkot Bandung Tempuh Prosedur Penghapusan Aset
Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:55 WIB

Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:46 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

YMT Soroti Dampak Penutupan Bandung Zoo terhadap PAD dan Minat Warga

Berita Terbaru