Dalih Polisi Soal Bentrokan UNISBA, Sebut Kelompok Anarko Jadi Biang Kerok!

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isinden kerusuhan yang terjadi di Jalan Tamansari Kota Bandung, Senin (1/9) malam. Dok tangkap layar rekaman CCTV

Isinden kerusuhan yang terjadi di Jalan Tamansari Kota Bandung, Senin (1/9) malam. Dok tangkap layar rekaman CCTV

Infobandungnews.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya buka suara terkait bentrokan yang pecah di Jalan Tamansari, Kota Bandung, tepat di depan Kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA), Senin malam (1/9/2025).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengklaim kericuhan itu dipicu oleh kelompok anarko yang disebut menyerang aparat gabungan TNI–Polri saat patroli skala besar.

“Patroli ini dilaksankan secara gabungan dengan TNI dengan sekala besar, dan saat di lokasi di Jalan Tamansari ditemukan batu, kayu, serta bakar-bakaran ban, dan disaat yang sama juga adanya sekelompok orang yang memakai baju hitam yang diduga adalah anarko, mereka mengejar gabungan TNI-POLRI (yang sedang melaksanakan patroli),” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/9).

Menurutnya, aksi tersebut bukan spontanitas, melainkan sudah dirancang untuk memancing aparat. Bahkan Hendra menuding provokasi dilakukan dari dalam kampus UNISBA dengan pelemparan bom molotov ke arah kendaraan patroli, baik roda dua, roda empat, maupun mobil rantis.

“Tim kemudian menembakkan gas air mata ke jalan raya. Gas itu terbawa angin hingga ke parkiran UNISBA. Jadi, provokator anarko memang mencari momen untuk membenturkan mahasiswa dengan petugas,” dalihnya.

Baca Juga :  Mobil Sedang Lewat di Lempari Batu Oleh OTK,Kapolsek Baleendah : Segera Kami Tindak Lanjuti

Hendra menyebut, setalah berhasil membubarkan kelompok anarko dengan beberapa tembakan gas air mata tersebut, para petugas langsung kembali melanjutkan patroli.

“Tetapi mereka membuat framing di media sosial dan di akun-akun mereka, bahwa petugas masuk kampus dan membawa senjata, peluru karet, dan menembakan gas air mata yang semua itu adalah hoax,” ucapnya.

satupun petugas yang masuk ke area kampus dan tidak ada satupun petugas yang membawa senjata,” sambungnya.

Ia juga menyebut jarak antara aparat dengan pagar kampus UNISBA sekitar 200 meter, sehingga menurutnya mustahil gas air mata diarahkan langsung ke dalam area kampus.

“Semua tembakan gas diarahkan ke jalan raya, di mana kelompok berbaju hitam berkumpul sambil membakar ban,” tambahnya.

Meski demikian, sejumlah potongan video yang beredar di media sosial justru memperlihatkan bentrokan antara aparat dengan mahasiswa di Jalan Tamansari. Dalam video tersebut terlihat aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.***

Sunber : Jabarekpres

 

Berita Terkait

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026
Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum
Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas
Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:38 WIB

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:08 WIB

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Berita Terbaru