Infobandungnews.com – Bandara Husein Sastranegara, ikon transportasi udara Kota Bandung, bersiap untuk kembali optimal melayani masyarakat. General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Husein Sastranegara, R. Indra Crisna Seputra, bahkan memberi bocoran rencana pembukaan sejumlah rute baru.
Indra mengaku optimistis dan siap menghadapi rencana Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan komersial ke berbagai rute baik domestik (dalam negeri) maupun internasional (luar negeri).
Indra menerangkan, sejauh ini sesuai regulasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Bandara Husein Sastranegara hanya dapat dioperasikan untuk pesawat tipe ATR atau baling-baling.
Namun ia menyatakan Angkasa Pura telah berkoordinasi dengan Kemenhub untuk membuka lima rute baru reguler dilayani Bandara Husein yakni: Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Palembang, dan Lampung.
Saat ini, imbuhnya, Bandara Husein telah melayani rute penerbangan domestik pendek seperti Bandung–Halim Perdanakusuma PP dengan waktu tempuh 20 menit.
Ada pula Bandung–Pangandaran PP yang juga beroperasi dengan layanan pesawat baling-baling dapat ditempuh dalam 35 menit.
Ia lanjut memaparkan, data penerbangan reguler pada 2023 di Bandara Husein, mencatat tingkat keterisian penumpang saat itu sangat tinggi, hampir 90 persen (load factor) rata-rata di setiap penerbangan.
Rute-rute favorit penumpang pesawat saat itu, paparnya, seperti Denpasar, Medan, Balikpapan dan Surabaya. Hal ini menunjukkan tingginya potensi pasar dari dan menuju Bandung melalui Bandara Husein.
“Bandung ini punya daya tarik kuat, baik untuk pariwisata maupun bisnis. Kita punya sejarah okupansi yang bagus, jadi peluang reaktivasi ini sangat besar,” jelas Indra di Bandung, Kamis 14 Agustus 2025, dikutip dari laman Pemkot Bandung.
Dari sisi fasilitas, sebut dia, Bandara Husein masih dalam kondisi prima. Terminal seluas 17.000 meter persegi, landasan pacu 2.220 meter, sistem transportasi pendukung, hingga sarana kenyamanan penumpang tetap terawat.
“Kita ingin mobilitas masyarakat semakin mudah, cepat, dan nyaman. Ini bukan sekadar rencana, tapi kebutuhan nyata warga Bandung,” tutur Indra.
Dengan sinyal “lampu hijau” dari pemerintah pusat termasuk dari Presiden RI Prabowo Subianto dan dukungan penuh masyarakat, ia meyakini Bandara Husein akan kembali menjadi penghubung vital yang mempercepat konektivitas, mendongkrak sektor pariwisata, dan memperkuat perekonomian Kota Bandung.
“Reaktivasi ini bukan hanya menghadirkan kembali deru mesin pesawat di langit Bandung, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah,” pungkasnya.***









