Bandung Zoo Kembali Dibuka, Terapkan Sistem Donasi Sukarela bagi Pengunjung

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo kembali menerima kunjungan masyarakat mulai Sabtu (27/12/2025) setelah sebelumnya sempat ditutup.

Pada pembukaan kali ini, pihak pengelola memberlakukan mekanisme baru bagi pengunjung. Masyarakat tidak lagi dikenakan biaya tiket masuk, melainkan dipersilakan memberikan sumbangan secara sukarela. Selain itu, jumlah pengunjung yang diperkenankan masuk setiap harinya juga dibatasi.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah untuk kembali membuka ruang bagi publik, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung kelangsungan operasional Kebun Binatang Bandung.

Pembukaan kembali Bandung Zoo disambut antusias oleh warga. Sejak pagi hari, area kebun binatang telah dipadati pengunjung yang ingin melihat secara langsung kondisi lokasi wisata tersebut setelah lama tidak beroperasi.

Salah seorang pengunjung, Dini, mengaku senang saat mengetahui kabar dibukanya kembali Kebun Binatang Bandung. Ia menilai suasana kebun binatang terasa lebih hidup dengan hadirnya kembali aktivitas pengunjung.

Baca Juga :  Amankan Aset, Pemkot Bandung Segera Alih Lahan Kebun Binatang.

“Setelah dibuka kembali, suasananya cukup ramai. Antusiasme warga juga tinggi karena sudah lama tempat ini ditutup,” ujar Dini, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Dini, pengalaman berkunjung kali ini terasa berbeda karena pengunjung datang dengan kepedulian lebih terhadap kondisi satwa yang ada.

“Jadi lebih bersemangat untuk berdonasi dan ikut memberikan makan kepada hewan-hewan,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Yati. Setelah cukup lama tidak berkunjung, ia menilai suasana kebun binatang masih terasa sama seperti kunjungan terakhirnya.

“Suasananya masih seperti dulu, udaranya sejuk, segar, dan tetap menyenangkan,” kata Yati.

Meski demikian, di balik antusiasme tersebut, Yati menyoroti kondisi sebagian satwa yang menurutnya terlihat kurang sehat.

“Beberapa hewan tampak kurang ceria. Sebagai pengunjung yang antusias, rasanya ikut sedih melihat ada hewan yang terlihat sakit,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat
Warga Resah, DPRD Kabupaten Bandung Minta Evaluasi Pembangunan Perumahan di Sukanagara Soreang
Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan
Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah
Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara
UMK Cimahi 2026 Naik 5,87 Persen Jadi Rp 4,09 Juta, Disnaker Tegaskan Tak Ada Penangguhan
Akses Vital Warga Terjawab, Jembatan Cijeruk–Mekarsari Kini Resmi Digunakan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:14 WIB

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:03 WIB

Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:46 WIB

Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:33 WIB

Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:16 WIB

Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara

Berita Terbaru