10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Diduga Terlibat Promosi Haji Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia (WNI) diamankan aparat di Arab Saudi karena diduga terlibat dalam praktik promosi haji ilegal. Penangkapan tersebut terjadi dalam sepekan terakhir berdasarkan laporan dari KJRI Jeddah kepada Kementerian Haji dan Umrah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa para WNI tersebut diduga mempromosikan dan menjual paket haji instan tanpa izin resmi. Penindakan ini tidak hanya menyasar calon jemaah, tetapi juga pihak yang mengorganisir, memfasilitasi, maupun mengambil keuntungan dari praktik ilegal tersebut.

Pemerintah Indonesia mendukung penuh kebijakan Arab Saudi yang menegaskan bahwa ibadah haji hanya dapat dilakukan dengan izin resmi atau “La Haj bila Tasrih”. Di dalam negeri, pemerintah juga telah membentuk Satgas Haji Ilegal yang melibatkan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan imigrasi, untuk mencegah keberangkatan melalui jalur tidak resmi.

Satgas tersebut telah berhasil menggagalkan sejumlah upaya keberangkatan haji ilegal di berbagai titik. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari potensi penipuan serta risiko hukum yang dapat timbul.

Baca Juga :  Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran haji tanpa antrean melalui jalur ilegal, karena selain merugikan secara finansial, juga dapat berujung pada sanksi pidana, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi dalam jangka waktu lama.

Sementara itu, penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M hingga hari ke-15 dilaporkan berjalan lancar. Hingga awal Mei 2026, puluhan ribu jemaah Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam ratusan kelompok terbang.

Sebagian besar jemaah telah tiba di Madinah, sementara lainnya telah bergerak ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji. Dari sisi kesehatan, ribuan jemaah mendapatkan layanan rawat jalan, sementara sebagian lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan setempat.

Berita Terkait

DPR RI dan Pemerintah Sepakati Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027
KAI Pastikan Batal Impor KRL Bekas dari Jepang, Pemerintah Siapkan Kereta Baru
Kemenperin Dorong Pemanfaatan FTA untuk Perluas Ekspor Produk Olahan Kakao Indonesia
Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis
ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat
Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat
Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi
Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

DPR RI dan Pemerintah Sepakati Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027

Jumat, 6 November 2026 - 11:26 WIB

KAI Pastikan Batal Impor KRL Bekas dari Jepang, Pemerintah Siapkan Kereta Baru

Rabu, 4 November 2026 - 07:25 WIB

Kemenperin Dorong Pemanfaatan FTA untuk Perluas Ekspor Produk Olahan Kakao Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:58 WIB

ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat

Berita Terbaru