Infobandungnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk mulai beralih menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak di lingkungan pemerintahan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan dinas berbahan bakar fosil sekaligus mendukung efisiensi energi.
Ia menjelaskan, ASN diimbau memanfaatkan transportasi umum maupun moda ramah lingkungan lainnya guna menekan emisi serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Selain itu, ASN juga dianjurkan menggunakan kendaraan listrik, bersepeda, atau berjalan kaki sebagai bagian dari perubahan pola mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, kebiasaan baru ini tidak hanya berdampak pada penurunan polusi udara, tetapi juga mampu menghemat anggaran operasional pemerintah daerah.
Di sisi lain, Pemkot Cimahi juga telah menerapkan sistem pengawasan kebijakan Work From Home (WFH) melalui presensi digital untuk memastikan kedisiplinan ASN tetap terjaga.
Ngatiyana menegaskan, jam kerja tetap mengikuti aturan nasional, dan setiap pelanggaran terkait kewajiban presensi akan dikenakan sanksi disiplin.
Pemerintah daerah juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap kebijakan ini. Laporan dari masing-masing perangkat daerah akan menjadi bahan penilaian, baik dari sisi efisiensi energi maupun kualitas pelayanan publik.
Melalui kebijakan ini, Pemkot Cimahi berharap dapat membentuk budaya kerja yang lebih modern, hemat energi, dan ramah lingkungan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.***









