Rencana Sekolah Daring April 2026 Dibatalkan, Pemerintah Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Rencana penerapan kembali sistem pembelajaran jarak jauh bagi siswa mulai April 2026 dipastikan tidak akan dilaksanakan. Kebijakan tersebut sebelumnya sempat mencuat sebagai bagian dari upaya efisiensi dan penghematan energi yang tengah dipertimbangkan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Hasil koordinasi antar kementerian menyimpulkan bahwa kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah perlu tetap dipertahankan guna menjaga mutu pendidikan. Pratikno menegaskan bahwa proses pembelajaran harus berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko penurunan kualitas belajar atau learning loss, sehingga metode tatap muka tetap menjadi pilihan utama.

Ia juga menambahkan bahwa pembelajaran daring saat ini tidak dianggap sebagai kebutuhan mendesak.

Terkait opsi pembelajaran campuran atau hybrid, Pratikno mengungkapkan bahwa wacana tersebut sempat dibahas. Namun, setelah dikaji bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama, metode kombinasi daring dan luring tersebut belum menjadi prioritas kebijakan.

Baca Juga :  Dede Yusuf: Hasil Rekomendasi Panja Pembiayaan Pendidikan Akan Disampaikan ke Presiden Terpilih

Pemerintah saat ini lebih fokus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis. Beberapa di antaranya meliputi revitalisasi sekolah, pengembangan Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Unggul Garuda. Program-program ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, baik di bawah Kemendikdasmen, Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa layanan kesehatan esensial tetap berjalan normal dan tidak terdampak kebijakan efisiensi.

Dalam upaya menjalankan efisiensi tanpa mengganggu pelayanan publik, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peningkatan kinerja birokrasi, pengurangan perjalanan dinas yang tidak mendesak, optimalisasi rapat secara daring, serta penerapan pola kerja fleksibel atau flexible working arrangement (FWA) secara terukur.

Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional, dengan pendekatan yang lebih efektif, efisien, dan tetap menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun
BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit
Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun
Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya
Mulai 1 April 2026 Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Rinciannya
Mulai Hari ini, Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Platform Digital Wajib Patuh
Klarifikasi Jubir: Jusuf Kalla Tidak ke Iran, Fokus Hadiri Dialog Perdamaian di ASEAN
WFH Sehari Sepekan Usai Lebaran 2026, Pemerintah Bidik Penghematan Energi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:20 WIB

Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 08:33 WIB

BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit

Kamis, 2 April 2026 - 08:12 WIB

Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 18:02 WIB

Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya

Rabu, 1 April 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 April 2026 Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Rinciannya

Berita Terbaru