Meski Ditertibkan dan Dijanjikan Kompensasi, Penyapu Koin di Pantura Subang Masih Marak Jelang Lebaran

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Aktivitas warga yang mengais uang koin di jalur Pantura masih terlihat di kawasan Sewoharjo, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, menjelang H-2 Lebaran 2026, Kamis (19/3/2026).

Padahal sebelumnya, kegiatan tersebut telah ditertibkan aparat kepolisian dan mendapat perhatian langsung dari Dedi Mulyadi yang menjanjikan kompensasi bagi warga agar menghentikan aktivitas tersebut.

Namun, sehari setelah penertiban, sejumlah warga kembali turun ke badan jalan untuk mengumpulkan koin dari para pemudik yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan di jalur Pantura Sewoharjo mulai meningkat signifikan. Sepeda motor pemudik mendominasi lalu lintas, disusul mobil pribadi dan kendaraan angkutan barang. Meski terpantau lancar, arus sempat tersendat akibat aktivitas warga di pinggir jalan.

Di tengah kepadatan tersebut, praktik menyapu koin tetap berlangsung. Aktivitas ini dinilai berbahaya karena dilakukan di badan jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serta mengganggu kelancaran arus mudik.

Salah seorang warga, Sutinah (55), mengaku sempat diminta menyerahkan identitas saat penertiban. Namun hingga kini, ia belum mendapatkan kejelasan terkait bantuan yang dijanjikan.

Baca Juga :  Bagi-bagi Kendaraan Dinas ke Staf, Dedi Mulyadi Minta Mobil Mercedes Diubah Jadi Ambulans Buat Warga

Ia pun kembali turun ke jalan karena melihat warga lain masih melakukan hal serupa. Dalam sehari, penghasilannya tidak menentu, berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp100 ribu tergantung kondisi.

Menurutnya, selama musim mudik hingga Lebaran, ia bisa mengumpulkan sekitar Rp500 ribu. Sementara di luar momen tersebut, ia bekerja serabutan di sawah dengan penghasilan harian sekitar Rp65 ribu.

Hal serupa diungkapkan Warto (47), warga setempat yang menilai kebiasaan pemudik melempar koin menjadi faktor utama praktik ini terus terjadi.

Sebelumnya, pemerintah melalui Dedi Mulyadi menjanjikan kompensasi Rp50 ribu per hari selama 12 hari atau total Rp600 ribu bagi warga yang bersedia menghentikan aktivitas tersebut hingga 28 Maret 2026. Namun, sebagian warga mengaku belum menerima kejelasan terkait mekanisme maupun realisasi bantuan.

Kondisi ini membuat praktik penyapu koin tetap bertahan, meskipun berisiko tinggi bagi keselamatan warga maupun pengguna jalan, terutama di tengah lonjakan arus mudik Lebaran.

Hashtag:

#Pantura #Subang #MudikLebaran2026 #DediMulyadi #PenyapuKoin #ViralJabar #InfoMudik #JalurPantura #Lebaran2026 #BeritaJabar #FenomenaSosial #KeselamatanJalan

Berita Terkait

Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat
Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya
AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026
Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
SADA JABAR Jadi Basis Data Terpadu Jabar, Pemerintah Dorong Pelayanan Lebih Tepat Sasaran
Pemprov Minta Pemkab dan Pemkot Segera Tindaklanjuti Keluhan Data DTSEN

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:55 WIB

Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah

Senin, 14 September 2026 - 13:50 WIB

Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

Minggu, 13 September 2026 - 09:04 WIB

AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terbaru