Ngabuburit Sambil Berburu Foto Jalan Rusak, Komunitas Fotografer Garut Angkat Realita Jalanan

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Fenomena unik muncul di Kabupaten Garut. Sejumlah fotografer lokal justru menjadikan kondisi jalan rusak sebagai objek karya visual yang dinilai memiliki nilai estetika tersendiri. Bagi mereka, memotret kerusakan jalan bukan sekadar dokumentasi, tetapi juga cara menyampaikan pesan sosial melalui karya fotografi.

Aktivitas tersebut kerap dilakukan saat waktu ngabuburit di bulan Ramadan. Para fotografer memilih sejumlah titik jalan yang rusaknya cukup parah untuk dijadikan latar pengambilan gambar. Beberapa lokasi yang sering menjadi sasaran lensa kamera antara lain di ruas jalan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy.

Di lokasi-lokasi tersebut, kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan kubangan air kerap menjadi latar unik. Para fotografer biasanya menunggu momen ketika pengendara sepeda motor maupun mobil melintas di antara genangan air atau lubang besar di badan jalan. Bagi mereka, situasi itu menghadirkan komposisi visual yang kuat sekaligus menggambarkan realitas kehidupan masyarakat setempat.

Salah seorang fotografer, Maman Suryaman, mengatakan bahwa foto jalan rusak memiliki nilai artistik tersendiri. Menurutnya, melalui gambar, mereka ingin menyampaikan pesan yang mungkin sulit dijelaskan hanya dengan kata-kata.

Baca Juga :  Festival Kuliner Pedas Resmi Dibuka Bupati Garut

“Bagi kami, foto jalan rusak punya nilai estetika tersendiri. Lewat gambar itu kami ingin menyampaikan momen dan kondisi yang terjadi di lapangan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Maman menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berkumpul bagi para fotografer dan kreator konten di Garut. Mereka biasanya menghabiskan waktu bersama sambil menunggu momen terbaik untuk diabadikan.

Meski terlihat kreatif, fenomena ini juga menjadi cerminan persoalan lama di Garut. Sejumlah ruas jalan berstatus jalan kabupaten diketahui mengalami kerusakan cukup parah dan kerap dikeluhkan warga karena minimnya perawatan.

Tak jarang, jalan-jalan tersebut terlihat seperti aliran sungai kering dengan lubang besar yang memanjang. Kondisi itu membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas.

Bagi para fotografer, potret jalan rusak bukan hanya karya visual, tetapi juga bentuk kritik sosial yang disampaikan melalui lensa kamera—menggambarkan realitas yang setiap hari dihadapi masyarakat.

Berita Terkait

17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung
Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi
Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara
Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Mulai Oktober 2026, Pemprov Jabar Kebut Proses Lelang
Festival Kuliner Bandung Tempo Doeloe Ramai Dikunjungi, Hadirkan Kuliner hingga Wahana Hiburan
Lapak Pedagang Terminal Cicaheum Mulai Dibongkar, Tersisa Beberapa Kios Jelang Pembangunan Depo BRT
Penerbangan Komersial Kembali Menggeliat di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Angkot Listrik Mulai Diuji Coba di Kota Bandung, Kopamas Soroti Masa Depan Transportasi Umum

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:38 WIB

17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung

Rabu, 2 September 2026 - 08:01 WIB

Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi

Rabu, 2 September 2026 - 07:38 WIB

Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Mulai Oktober 2026, Pemprov Jabar Kebut Proses Lelang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Festival Kuliner Bandung Tempo Doeloe Ramai Dikunjungi, Hadirkan Kuliner hingga Wahana Hiburan

Berita Terbaru