Infobandungnews.com – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyiapkan anggaran sekitar Rp900 miliar untuk memenuhi kebutuhan ribuan fasilitas toilet di sekolah-sekolah sebagai upaya peningkatan standar sanitasi lingkungan pendidikan. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa alokasi tersebut difokuskan pada program khusus penyediaan hampir 7.000 unit toilet sekolah.
“Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, kebutuhan toilet sekolah mencapai kurang lebih 7.000 titik dengan total anggaran sekitar Rp900 miliar,” kata Dadang Supriatna dalam keterangannya di Bandung, sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa, 13 Januari 2026.
Ia menjelaskan, perencanaan jumlah toilet tersebut mengacu pada standar rasio ideal antara jumlah peserta didik dan ketersediaan fasilitas sanitasi di sekolah.
“Untuk siswa laki-laki, perbandingannya satu toilet untuk 40 siswa, sedangkan untuk siswi perempuan satu toilet melayani 30 orang. Target ini kami upayakan agar kondisi sanitasi di setiap sekolah dapat terpenuhi,” terangnya.
Bupati juga menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten agar pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dapat dilakukan secara komprehensif. Dalam waktu dekat, Pemkab Bandung akan mengajukan kebutuhan sarana dan prasarana tersebut kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Jika ditotal, kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan mencapai lebih dari Rp2 triliun. Namun, kami akan terus mengusulkan kepada Kemendikdasmen agar program revitalisasi dapat didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,” ujar Dadang.
Selain pembangunan toilet, Pemerintah Kabupaten Bandung tetap memfokuskan perhatian pada program revitalisasi, rehabilitasi, serta penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) guna menutup kekurangan 2.117 ruang kelas, demi meningkatkan mutu proses belajar mengajar di seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Bandung.***









