DPRD Minta Jadi 7 Tahun, Ini Jawaban dari Wakil Ketua Komisi II Dede Yusuf

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi menggelar sosialisasi undang-undang tentang Pemilu. Acara digelar di Graha Macan, Baleendah, Kabupaten Bandung. Sabtu (18/10/2025).

Acara tersebut diikuti tokoh masyarakat, aktivis pemuda, mahasiswa, dan para kader partai. Turut hadir Saeful Bachri, ketua DPC Demokrat Kabupaten Bandung yang juga anggota DPRD Provinsi Jabar.

“Pasca putusan MK banyak sekali pertanyaan sekaligus harapan. Sebagai anggota DPRD tentu saya inginnya masa jabatan jadi tujuh tahun,” ujar Saeful Bachri saat memberikan sambutan.

Anggita DPRD Provinsi Jawa Barat Saeful Bachri (berdiri)

Dede Yusuf menyebut yang disampaikan Saeful Bachri sangat wajar. Harapan serupa juga sering diterima dari berbagai daerah di Indonesia. Baik DPRD kabupaten/kota maupun DPRD provinsi.

“Sampai saat ini saya belum bisa menjawab pasti. Sebab banyak sekali yang diperdebatkan,” jelas Dede Yusuf.

Komisi II DPR, paparnya, belum masuk ke pembahasan RUU Pemilu. Saat ini masih fokus mendengar masukan dari berbagai pihak. “Kita tidak akan terburu-buru takut ada keputusan baru lagi dari MK,” ucapnya.

Putusan MK nomor 135/PUU-XXII/2024 mengatur pemilu tidak lagi serentak. Harus dipisah antara pemilu nasional (Pilpres, memilih DPR dan DPD) dan pemilu lokal (Pilkada dan memilih DPRD).

“Kalau kita bahas RUU Pemilu saat ini bisa saja nanti ada putusan MK terkait parliament threshold nol persen. Hal itu bisa saja terjadi,” tegas Dede Yusuf.

Baca Juga :  Demokrat Serahkan Surat Tugas untuk 19 Bakal Calon Kepala Daerah di Jabar

Jika parliament threshold jadi nol persen, tidak lagi empat persen, akan mirip di DPRD. Walau satu kursi tetap bisa masuk DPR. “Hal itu pernah terjadi dulu. Ada partai cuma meloloskan satu kursi DPR RI, lalu mereka membentuk fraksi gabungan,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi

Dede Yusuf mengaku dapat mandat dari partai untuk menyiapkan sistem pemilu yang murah. Lalu, mengurangi kecurangan baik oleh peserta maupun penyelenggara. Berikutnya menutup potensi money politics.

“Saya dapat amanah dari Pak SBY, dari Ketum agar Pemilu dikembalikan ke akar demokrasi yang benar. Jangan berbiaya tinggi dan junjung tinggi sportivitas,” ucap Dede Yusuf.

Untuk mengubah sistem pemilu terjadi bahasan tertutup atau proporsional terbuka. Ada opsi juga dicari jalan tengah.

“Ada semangat intinya hak suara rakyat dihargai tapi partai punya kewenangan juga karena peserta pemilu adalah partai politik,” tutur wakil ketua umum Partai Demokrat ini.

Terkait masa jabatan DPRD pasca putusan MK, Dede Yusuf menyebut akan jadi bahasan serius. Sebab banyak variabel yang harus dijaga. Jangan sampai justru melanggar undang-undang.

“Banyak perdebatan bahkan gugatan juga atas putusan MK. Tapi masalahnya putusan MK bersifat final and binding, final dan mengikat. Di situlah yang akan kita bahas bagaimana persisnya undang-undang pemilu ke depan,” kata Dede Yusuf. (adb – IBN006).

Berita Terkait

ASN SPPG Dipastikan Terima THR, BGN Siapkan Pengangkatan Puluhan Ribu PPPK
Tol Getaci Dongkrak Pariwisata Pangandaran, Serbuan Wisatawan Bandung dan Jakarta Tak Terelakkan
Wamen ATR/BPN Dorong Layanan Pertanahan yang Cepat, Terjangkau, dan Prudent di Kabupaten Bandung
BGN Tegaskan Tak Semua Pegawai dan Relawan SPPG Bisa Diangkat PPPK
Dampingi Presiden Resmikan RDMP, Menko AHY Tegaskan Peran Strategis Menuju Kemandirian Energi
PNS, PPPK, atau PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasan Sederhana dari Seorang Guru
Purbaya Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tak Berubah Selama Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen
Catat! Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:33 WIB

Tol Getaci Dongkrak Pariwisata Pangandaran, Serbuan Wisatawan Bandung dan Jakarta Tak Terelakkan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:57 WIB

Wamen ATR/BPN Dorong Layanan Pertanahan yang Cepat, Terjangkau, dan Prudent di Kabupaten Bandung

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:39 WIB

BGN Tegaskan Tak Semua Pegawai dan Relawan SPPG Bisa Diangkat PPPK

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

Dampingi Presiden Resmikan RDMP, Menko AHY Tegaskan Peran Strategis Menuju Kemandirian Energi

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:30 WIB

PNS, PPPK, atau PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasan Sederhana dari Seorang Guru

Berita Terbaru