KAI Setop Layanan KA Argo Parahyangan, Ini Alasannya

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI menghentikan operasional KA Argo Parahyangan mulai 1 Februari 2025 karena mengacu pada keputusan Gapeka 2025 yang disusun Kemenhub. (Foto: Dok. KAI)

KAI menghentikan operasional KA Argo Parahyangan mulai 1 Februari 2025 karena mengacu pada keputusan Gapeka 2025 yang disusun Kemenhub. (Foto: Dok. KAI)

Infobandungnews.com – Kereta Api Indonesia (KAI) memutuskan untuk menghentikan operasional KA Argo Parahyangan mulai 1 Februari 2025.

Dalam keputusannya, kereta yang melayani rute Stasiun Gambir-Bandung ini terakhir beroperasi pada 31 Januari 2025.

Dilansir dari CNN Indonesia, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengungkap alasan penutupan jalur ini. Menurutnya, itu sesuai dengan keputusan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Ia pun membantah penghentian operasional karena sepi penumpang.

“Bukan (karena sepi), Gapekanya begitu,” ujarnya ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (22/1).

Menurutnya keputusan tersebut diambil oleh Kementerian Perhubungan dengan pertimbangan yang panjang hingga dituangkan dalam Gapeka 2025, yang disusun Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Ketika ditanya apakah ada masukan dari KAI kepada Kemenhub, Didiek enggan menjawab dan langsung meninggalkan awak media.

“Gapeka, Gapeka,” jawabnya sambil berlalu.

Baca Juga :  KAI Pariwisata Siapkan Garut Jadi Destinasi Wisata Kereta Api Unggulan, Okupansi KA Papandayan Panoramic Tembus 100 Persen

Sebagai pengganti KA Argo Parahyangan, KAI telah menyiapkan KA Parahyangan dengan layanan 2 kelas yaitu Eksekutif dan Ekonomi yang akan mulai beroperasi 1 Februari 2025.

Perjalanan – Rute KA Parahyangan

KA Parahyangan dijadwalkan melayani 10 perjalanan per harinya mulai 1 Februari 2025. Adapun rincian harga tiket KA Parahyangan yaitu Kelas Eksekutif berkisar antara Rp200 ribu – Rp250 ribu dan Kelas Ekonomi Rp150 ribu. Sementara waktu tempuh perjalanan tetap sama, yaitu rata-rata 3 jam.

KA Parahyangan melayani perjalanan rute Jakarta-Bandung yang berhenti di beberapa stasiun penting, yaitu Gambir, Jatinegara, Bekasi, Karawang, Cikampek, Purwakarta, Cimahi, dan Bandung.

Hal ini berbeda dengan KA Argo Parahyangan yang hanya berhenti di stasiun besar yaitu Gambir-Purwakarta-Cimahi-Bandung.

Setiap harinya, kereta ini beroperasi sebanyak 5 kali untuk masing-masing rute Gambir-Bandung dan Bandung-Gambir.***

Sumber CNN Indonesia.

 

 

Berita Terkait

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%
BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman
Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih
Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada
BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Optimalkan Kantin Sekolah-Dapur Umum

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:29 WIB

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:38 WIB

BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:06 WIB

BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih

Berita Terbaru