TNI Siap Turunkan Pasukan Perdamaian ke Gaza, Presiden Akan Tentukan Akhir Februari

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita

Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita

Infobandungnews

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan mengirimkan pasukan perdamaian ke wilayah konflik, termasuk Gaza, Palestina. Kepastian jumlah personel yang akan diberangkatkan dijadwalkan ditetapkan pada penghujung Februari 2026.

Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menyampaikan bahwa keputusan mengenai kontribusi pasukan akan ditentukan pada pekan terakhir bulan ini.
“Jika sesuai rencana, pada minggu terakhir Februari akan ditetapkan berapa jumlah personel TNI yang akan dilibatkan dalam misi ini,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, personel yang dipilih merupakan prajurit berpengalaman yang sebelumnya pernah menjalankan tugas di wilayah konflik, termasuk Gaza. TNI sendiri tercatat pernah mengirimkan pasukan ke Gaza pada tahun 2008.
“Kami merekrut dari satuan-satuan yang sudah memiliki pengalaman penugasan di sana, seperti personel yang pernah tergabung dalam misi UNIFIL dan satuan lain yang telah bertugas di wilayah tersebut. Bukan dari satuan yang belum pernah memiliki pengalaman operasi di sana,” kata Tandyo.

Lebih lanjut, Tandyo mengungkapkan bahwa TNI telah menyiapkan sejumlah skema dan opsi partisipasi untuk mendukung upaya perdamaian di Gaza. Namun, seluruh rencana tersebut masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo.
“Keputusan finalnya akan menunggu penetapan dari Presiden. Direncanakan akhir bulan ini akan ditandatangani langsung oleh Bapak Presiden,” tutupnya.

Berita Terkait

Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Total Program MBG, Moratorium Sementara Dinilai Perlu
BPS Tegaskan Desil DTSEN Bukan Cara Mengurangi Penerima Bansos atau Menekan Angka Kemiskinan
Prabowo Minta Bank Himbara Jemput Bola Bukakan Rekening untuk Masyarakat
Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Puluhan Penerbangan Lion Group dari dan Menuju Jakarta
OJK Tutup 11 BPR hingga Agustus 2026, Terbaru Bank di Bekasi
Kemenko Infra dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, AHY: Tidak Hanya Menjalankan Program, Tapi Harus Berdampak
Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS 2027, Pemerintah Siapkan Ratusan Ribu Formasi
Apa Itu Desil 9 dan 10, Kelompok Yang Dilarang Beli Pertalite?

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:09 WIB

BPS Tegaskan Desil DTSEN Bukan Cara Mengurangi Penerima Bansos atau Menekan Angka Kemiskinan

Selasa, 8 September 2026 - 07:25 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Jemput Bola Bukakan Rekening untuk Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 07:14 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Puluhan Penerbangan Lion Group dari dan Menuju Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:16 WIB

OJK Tutup 11 BPR hingga Agustus 2026, Terbaru Bank di Bekasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kemenko Infra dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, AHY: Tidak Hanya Menjalankan Program, Tapi Harus Berdampak

Berita Terbaru

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bandung Raya

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:17 WIB