Rp200 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Desa: Pemkab Bandung Pacu Konektivitas dan Ekonomi 2026

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Sebuah sepeda motor trail melintas jalanan dengan kondisi rusak di Rancabali, Kabupaten Bandung (ANTARA/Ilham Nugraha)

Ilustrasi - Sebuah sepeda motor trail melintas jalanan dengan kondisi rusak di Rancabali, Kabupaten Bandung (ANTARA/Ilham Nugraha)

Infobandungnews – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyiapkan anggaran besar untuk sektor infrastruktur jalan pada tahun 2026, dengan nilai mencapai sekitar Rp200 miliar. Dana tersebut dialokasikan secara bertahap, dimulai pada triwulan pertama sebesar Rp127 miliar, dan akan ditambah pada tahap berikutnya hingga totalnya diperkirakan menembus Rp200–300 miliar.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa pembangunan jalan menjadi fokus utama pemerintah daerah guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, terutama di kawasan perdesaan.

Sebagai bagian dari percepatan pembangunan, Pemkab Bandung menggandeng TNI Angkatan Darat melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026. Dalam program ini, dialokasikan dana Rp10 miliar dari APBD 2026 untuk pembangunan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer di Desa Cipelah, yang menghubungkan Kecamatan Rancabali dengan wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur.

Baca Juga :  Wabup Bandung Sahrul Gunawan Bahas Stunting Bareng Wabup Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin

Pembangunan jalan di Cipelah diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, seiring besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki kawasan Rancabali.

Selain itu, Pemkab Bandung juga menargetkan penyelesaian sejumlah proyek jalan lainnya, termasuk pembangunan ruas sepanjang 20 kilometer di Kampung Londok, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu.

Langkah ini disebut sebagai wujud keberpihakan APBD terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus strategi pemerintah daerah untuk memperluas aksesibilitas dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Di sisi lain, Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung, Letkol Kav. Samto Betah, menjelaskan bahwa TMMD ke-127 akan berlangsung selama 30 hari sebagai bentuk sinergi antara TNI dan Pemkab Bandung dalam mempercepat pembangunan ddesa

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan serta sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum
Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas
Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal
Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:08 WIB

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:14 WIB

Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru