Magdara Moslem Fashion Angkat Keindahan Tenun Majalaya

- Jurnalis

Selasa, 22 November 2022 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung – Desainer busana muslimah mulai menonjolkan tenun-tenun nusantara yang menjadi rekomendasi tren pada 2023

Indonesia memiliki sangat banyak sekali tenun. Masing-masing provinsi melahirkan kain tenun, yang juga menjadi warisan budaya leluhur setiap suku. Tenun-tenun tersebut juga memiliki nilai sejarah.

Desainer Magdara-Unique and exlusive Muslim Fashion, Mutiara Adi Putri mengatakan bahwa profesinya sebagai perancang busana muslim semakin dituntut untuk bisa berkarya dengan berbagai gaya. Kali ini, Mutiara mengolah kain tenun nusantara dalam busana muslimahnya.

Hasil Kolaborasi antara magdara dengan tenun majalaya akan di tampilkan pada tanggal 4 Desember 2022 di Bandung. Kali ini Magdara bekerjasama dengan Dekranasda Jabar dan IFI ( Islamic Fashion Institute) menggaet pengrajin tenun Majalaya Kabupaten Bandung beserta kain tenun lainnya yang ada di jawa barat.

Saat mengunjungi salahsatu Pabrik tenun di Majalaya, selasa (22/11/ 2022) Mutiara Adi Putri mengatakan ” Desain busana saya selama ini jarang menggunakan tenun. Kali ini saya memilih tenun khas Majalaya, selain untuk membantu para perajin dalam meningkatkan daya saing dan juga kualitas produk, serta melestarikan tenun jawa barat sebagai kekayaan indikasi geografis di wilayah sentra tenun jawa barat” Katanya.

” Menenun merupakan pekerjaan warisan dari leluhur yang masih ditekuni sebagian masyarakat daerah. Di daerah tiap-tiap daerah juga ada sosok penggiat usaha yang peduli terhadap konten lokalnya,” tambahnya.

Designer Magdara Mutiara Adi Putri (memegang kain tenun khas Majalaya) bersama para pengusaha tenun Majalaya

Magdara mengembangkan motif khas majalaya buatan para perajin, dan kami mendukung para perajin untuk terus berinovasi dengan berkolaborasi menggunakan motif majalaya yang kami kembangkan tanpa meninggalkan pakem yang ada. Dengan demikian majalaya akan memiliki motif yang khas yang memiliki daya saing dibanding dengan kain wastra lain yang ada di indonesia dan para perajin bisa lebih sejahtera,”tutupnya.

 

Yg-IBN001

Berita Terkait

Peternak Blak-blakan Ungkap Dampak MBG ke Penjualan Ayam dan Telur
Lele atau Kembung? Kenali Perbedaan Gizi dan Risiko Merkurinya Sebelum Memilih
Pensiun Tetap Produktif: Usaha Ternak Ikan Cepat Panen Jadi Peluang Cuan Menjanjikan
Bandung Masuk 34 Besar Kota Kuliner Terbaik Dunia, Cita Rasa Lokal Mendunia
Parkir Terpusat Pangandaran Diterapkan, Atasi Macet Namun Dikeluhkan Wisatawan
5 Surga Takjil di Bandung, Tempat Favorit Warga Berburu Menu Berbuka
Waspada Penyalahgunaan KTP, Begini Cara Cek Data Pinjol di SLIK OJK
12 Jenis Ikan Mudah Diternak di Lahan Sempit, Cocok untuk Usaha Rumahan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:13 WIB

Peternak Blak-blakan Ungkap Dampak MBG ke Penjualan Ayam dan Telur

Rabu, 29 April 2026 - 15:22 WIB

Lele atau Kembung? Kenali Perbedaan Gizi dan Risiko Merkurinya Sebelum Memilih

Minggu, 12 April 2026 - 09:06 WIB

Pensiun Tetap Produktif: Usaha Ternak Ikan Cepat Panen Jadi Peluang Cuan Menjanjikan

Jumat, 10 April 2026 - 09:02 WIB

Bandung Masuk 34 Besar Kota Kuliner Terbaik Dunia, Cita Rasa Lokal Mendunia

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:00 WIB

Parkir Terpusat Pangandaran Diterapkan, Atasi Macet Namun Dikeluhkan Wisatawan

Berita Terbaru

Nasional

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42 WIB