Liburan Kreatif dan Menghasilkan, Yuk ke Splendore Workshop

- Jurnalis

Rabu, 27 Desember 2023 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Splendore Workshop hadir sejak tahun 2017 memberikan ruang bagi orang-orang yang ingin belajar perajutan benang khususnya. 

Splendore Workshop hadir sejak tahun 2017 memberikan ruang bagi orang-orang yang ingin belajar perajutan benang khususnya. 

Infobandungnews – Ingin mengisi masa liburan sekolah dengan hal yang berbeda? Kota Bandung sebagai kota kreatif selalu memiliki jawabannya.

Salah satunya yaitu Splendore Workshop di Jalan Karawitan no 20 Kota Bandung, yang bakal mengasah kreativitas dengan kerajinan tangan.

Splendore Workshop memberikan ruang bagi orang-orang yang ingin belajar perajutan benang khususnya.

“Kami hadir sejak tahun 2017. Kita khusus untuk kerajinan tangan, apapun tentang perbenangan ada di sini semuanya, ” kata Pemilik Splendore Workshop, Maria.

Di Splendore, kata Maria terdapat bahan-bahan yang dibutuhkan untuk merajut dan apapun soal kerajinan tangan. Kelas di sini terbuka untuk segala usia.

“Kelasnya ada rajut, punch needle, knitting, makrame, chunky bag, tufing sampai basic weafing. Intinya apapun tentang kerajinan di sini bisa pilih,” ungkapnya.

Salah satu yang tengah diminati yaitu chunky bag. Tas gemes ini bisa dibuat oleh peserta sesuai keinginan. Mulai warna, ukuran sampai pernak pernik hiasannya.

“Kalau dijual itu mulai dari Rp30.000. Tergantung ukurannya. Uniknya, itu bisa dipesan tergantung keinginan konsumen,” tutur Maria.

Untuk masyarakat yang berminat, bisa langsung kontak ke akun Instagram Splendore Work Shop, @splendore_bdg dan tinggal atur jadwal. Masyarakat bisa memilih bahan dan kerajinan yang akan dibuat. Untuk pelatihan, peserta dikenakan biaya Rp40.000 per jam (belum termasuk alat dan bahan).

“Pelatihan tergantung materialnya. Alat bahannya bisa beli atau bawa dari rumah. Kalau per hari itu ada 5 orang. Ramainya di weekend, apalagi kalau libur sekolah, tiap hari ramai,” ungkap Maria. (YG-IBN001)***

Sumber Diskominfo Bandung

 

Berita Terkait

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat
Warga Resah, DPRD Kabupaten Bandung Minta Evaluasi Pembangunan Perumahan di Sukanagara Soreang
Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan
Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah
Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara
Waspada Penyalahgunaan KTP, Begini Cara Cek Data Pinjol di SLIK OJK
UMK Cimahi 2026 Naik 5,87 Persen Jadi Rp 4,09 Juta, Disnaker Tegaskan Tak Ada Penangguhan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:14 WIB

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:03 WIB

Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:46 WIB

Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:33 WIB

Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:16 WIB

Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara

Berita Terbaru