Korban Gempa Cianjur Meninggal 162 jiwa, Ambulans Mondar-Mandir

- Jurnalis

Selasa, 22 November 2022 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, infobandungnews — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur dipenuhi oleh para korban gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11) siang.

Sirine mobil ambulans masih terus terdengar, beberapa ambulans terus berlalu-lalang, dan beberapa lagi terparkir siaga di sekitar RSUD pada Selasa (22/11) dini hari pukul 01.46 WIB, para korban terpaksa memenuhi bagian pelataran rumah sakit.

Kurang lebih tujuh tenda terpasangkan. Adapula korban yang berbaring tanpa tenda lantaran tenda telah dipenuhi oleh korban lainnya. Korban yang terbaring di sini datang dari berbagai usia, mulai dari anak kecil hingga lansia.

Pada sisi lain rumah sakit, juga terpasang sebanyak 2 tenda lagi yang kemudian dipenuhi oleh para korban gempa.

Hampir seluruh pasien yang terbaring diinfus dan ada beberapa juga yang memerlukan bantuan oksigen

Hingga dini hari, masih banyak petugas yang masih terus berjaga mulai dari relawan hingga para petugas rumah sakit di RSUD ini.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur dipenuhi oleh para korban gempa bumi yang mengguncang pada Senin (21/11) siang. (Foto Ilustrasi)

Korban Sampai saat ini 162 jiwa

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengungkapkan gempa berkekuatan magnitudo 5,6 ini telah menelan korban sebanyak 162 jiwa.

Data sementara itu diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur per Senin (21/11), pukul 21.00 WIB

Selain korban tewas, gempa tersebut juga menyebabkan 362 orang luka ringan hingga berat, 2.345 rumah rusak berat, dan 13.400-an orang mengungsi.

Yg-IBN001

Berita Terkait

Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda
Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%
BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan
WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:29 WIB

Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:29 WIB

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:38 WIB

BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru