Kementerian BUMN resmi terapkan kerja 4 hari seminggu

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentri BUMN, Erick Thohir

Mentri BUMN, Erick Thohir " tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengurangi tingkat stres pekerja sekaligus meningkatkan work-life balance"

Infobandungnews.com – JAKARTA: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menerapkan sistem kerja empat hari dalam sepekan, yang dikenal sebagai Compressed Work Schedule (CWS), setelah melalui uji coba sejak pertengahan tahun lalu.

Meski begitu, program ini baru diberlakukan di lingkungan Kementerian BUMN saja, belum di perusahaan-perusahaan pelat merah.

“Belum [di BUMN], masih di Kementerian BUMN,” ujar Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata, akhir pekan lalu, kepada CNN Indonesia.

Menurut Tedi, penerapan sistem kerja empat hari seminggu ini masih dalam tahap evaluasi untuk memastikan efektivitasnya sebelum diperluas ke seluruh perusahaan BUMN.

Ia menjelaskan bahwa program ini bukan merupakan kewajiban, melainkan fasilitas yang dapat diakses oleh pegawai yang telah memenuhi persyaratan jam kerja tertentu.

“Kita itu bentuknya fasilitas, compressed work schedule. Jadi empat hari kalau memang waktunya sudah 40 jam seminggu. Jadi itu fasilitas, kalau mau diambil silakan, tapi perlu approval,” jelas Tedi.

Kementerian BUMN, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, mulai mengimplementasikan uji coba program CWS sejak Juni 2024.

Opsi ini dapat dimanfaatkan maksimal dua kali dalam sebulan.

Erick menjelaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengurangi tingkat stres pekerja sekaligus meningkatkan work-life balance.

Ketua Umum PSSI itu menyoroti bahwa 70% generasi muda saat ini menghadapi permasalahan kesehatan mental yang berdampak pada produktivitas.

Hasil survei internal juga menunjukkan adanya kebutuhan untuk menciptakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan bagi pegawai kementerian.

Selain itu, Tedi Bharata juga menyambut baik rencana tim transisi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berencana menerapkan sistem kerja empat hari untuk pekerja di ibu kota.

“Oh saya kira kita gak papa. Ini kebijakan yang bagus,” tutupnya.

Berita Terkait

BGN Tegaskan Tak Semua Pegawai dan Relawan SPPG Bisa Diangkat PPPK
Dampingi Presiden Resmikan RDMP, Menko AHY Tegaskan Peran Strategis Menuju Kemandirian Energi
PNS, PPPK, atau PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasan Sederhana dari Seorang Guru
Purbaya Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tak Berubah Selama Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen
Catat! Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
STNK Mati Dua Tahun Berturut-turut, Data Kendaraan Terancam Dihapus
Retreat Demokrat Jabar di Ciwidey, SBY Kenang Perjalanan Karier di Bandung
Menko AHY: Layanan Telekomunikasi Harus Pulih Cepat untuk Menopang Proses Evakuasi dan Penyaluran Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:39 WIB

BGN Tegaskan Tak Semua Pegawai dan Relawan SPPG Bisa Diangkat PPPK

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

Dampingi Presiden Resmikan RDMP, Menko AHY Tegaskan Peran Strategis Menuju Kemandirian Energi

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:30 WIB

PNS, PPPK, atau PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasan Sederhana dari Seorang Guru

Senin, 5 Januari 2026 - 08:51 WIB

Purbaya Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tak Berubah Selama Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:19 WIB

Catat! Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Berita Terbaru