HUT ke-78 RI, Mengenal Bapak Paskibraka Husein Mutahar

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Setiap hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) selalu menjadi pusat perhatian.

Ternyata ada nama Husein Mutahar. Ia bernama asli Habib Muhammad bin Husein al-Mutahar merupakan seorang pejuang kemerdekaan. Ia dikenal masyarakat Indonesia sebagai Bapak Paskibraka Indonesia.

Pria kelahiran 5 Agustus 1916 ini sering dikenal sebagai H. Mutahar. Ia memiliki peran penting sebagai negarawan ketika Indonesia memasuki tahap awal kemerdekaan.

Sosok Husein Mutahar juga dikenal sebagai sebutan Kak Mut. Ayahnya adalah Sayyid Salim bin Ahmad bin Salim al-Mutahar.

Saat kecil, ia menghadiri pendidikan dasar Europeesche Lagere School. Tidak hanya sekolah, Husein juga menghabiskan waktunya untuk mempelajari Al-Quran dengan berguru kepada Encik Nur. Ia sempat melanjutkan pendidikan agamanya dengan belajar pada Kyai Saleh.

Memasuki jenjang tingkat atas, Husein Mutahar memilih untuk bersekolah di Algemene Middlebare yang berlokasi di Yogyakarta. Pada sekolah itu, Husein mengambil jurusan Sastra Timur dengan peminatan bahasa Melayu.

Setelah lulus, Husein berhasil masuk ke Universitas Gadjah Mada dengan jurusan Hukum. Namun, ia mengenyam pendidikan tinggi di UGM hanya selama satu tahun. Sebab, ia memilih untuk bergabung dalam gerakan revolusi nasional.

Pencipta lagu 17 Agustus sering disingkat sebagai H. Mutahhar (Kiri) yang merupakan kepanjangan dari Habib Husin Mutahhar. Beliau lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916.

Pada 1945, Husein Mutahar memiliki pekerjaan sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI yang berlokasi di Yogyakarta.

Lalu, dua tahun kemudian, ia ditunjuk sebagai pegawai tinggi di Sekretariat Negara Yogyakarta. Sejak saat itu, Husein memiliki karier yang terus memuncak karena mendapat jabatan yang meloncat ke antardepartemen.

Salah satu jasa terbesar Mutahar untuk Indonesia adalah menyelamatkan Sang Saka Merah Putih.

Saat Agresi Militer I terjadi pada 1947, Husein Mutahar diperintahkan Presiden Sukarno untuk menyelamatkan bendera asli Indonesia yang dijahit oleh Fatmawati. Husein saat itu berusaha untuk mencari cara untuk menyelamatkannya, yaitu melepaskan benang jahitan antara warna merah dan putih.

Mengutip ditsmp.kemendikbud.go.id, cara tersebut berhasil untuk membawa bendera Pusaka agar berkibar kembali dan selamat sampai ibu kota Indonesia.

Husein Mutahar dikenal sebagai bapak paskibraka Indonesia karena aktif dalam kegiatan kepanduan. Namanya masuk ke dalam pendiri paskibraka. Pada 1946, ia pernah ditunjuk sebagai penyusun upacara pengibaran bendera ketika hari kemerdekaan.

Husein Mutahar bukan hanya menjadi sosok negarawan dan bapak paskibraka Indonesia, ia juga menjadi komponis musik.

Ia dikenal sebagai komponis yang menciptakan lagu kebangsaan dan anak-anak. Lagu ciptaannya yang paling populer adalah Hymne Syukur dan Hari Merdeka. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Gembira, Jangan Putus Asa, Hymne Pramuka, dan Dirgahayu Indonesiaku.(YG-IBN001)***

 

Berita Terkait

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap
Pemprov Jabar Proses Tunda Bayar Rp629 Miliar, Pembayaran Bertahap Tunggu Verifikasi Kualitas Proyek
Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212
Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas
Upwelling Hantam Waduk Saguling, Kematian Massal Ikan Ancam Kerugian Besar Petani KJA
ASN SPPG Dipastikan Terima THR, BGN Siapkan Pengangkatan Puluhan Ribu PPPK
Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pembangunan BRT Bandung Raya 2026
Skema Bantuan Sekolah Swasta Jabar 2026 Berubah, Fokus untuk Siswa Miskin dan Beasiswa

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:02 WIB

Pemprov Jabar Proses Tunda Bayar Rp629 Miliar, Pembayaran Bertahap Tunggu Verifikasi Kualitas Proyek

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Bandung–TNI AU, 5,2 Juta Benih Ditebar via Pesawat CASA C-212

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:55 WIB

Bandung Menuju Kota Tanpa Kabel Semrawut: Program Ducting Kabel Bawah Tanah Terus Diperluas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:31 WIB

Upwelling Hantam Waduk Saguling, Kematian Massal Ikan Ancam Kerugian Besar Petani KJA

Berita Terbaru