Eiger Camp Situ Lembang Bandung Disegel, Dedi Mulyadi akan Kaji Ulang

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah berkunjung ke lokasi Eiger Camp Siti Lembang yang disegel (instagram @dedimulyadi71)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah berkunjung ke lokasi Eiger Camp Siti Lembang yang disegel (instagram @dedimulyadi71)

Infobandungnews.com – Setelah membongkar objek wisata Hibisc Puncak Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat telah menyegel bangunan Eiger yang berada di Situ Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Penyegelan ini dilaporkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Dalam video yang diunggah di instagramnya (@dedimulyadi71) terlihat pita kuning membatasi area bangunan yang akan didirikan.

Ia menjelaskan, dirinya tengah berada di wilayah Tangkuban Perahu.

“Saya sudah berada di posisi kaki Gunung Burangrang dan Sebagian wilayah Tangkuban Perahu Situ Lembang,” ungkap Dedi.

Ia menjabarkan, daerah yang disegel merupakan wilayah Kerja Sama Operasi (KSO) yang dikelola PT Eiger.

“Ini areal yang dikelola PT Eiger, mungkin KSO dari PTPN dan sudah berdiri bangunan rangka baja,” jelas Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta 2 periode ini menegaskan, pihak Satpol PP Jabar telah menutup bangunan yang diduga illegal tersebut.

“Ini sudah ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Dedi menilai, ijin yan keluar menjadi masalah.

“Dan yang menjadi problem, ini pasti ijinnya sudah keluar,” tambahnya.

Terkait ijin pembangunan Eiger Camp Situ Lembang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuturkan, ia akan meneliti alasan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengijinkan.

“Nanti saya teliti kenapa ijinnya keluar dan kenapa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan ijin,” tandasnya.

Baca Juga :  Ridwan Kamil prihatin atas kebakaran Gedung Bappelitbang Bandung

Menurut Dedi, daerah Situ Lembang penting bagi Kopassus.

“Padahal Situ Lembang areal yang sakral bagi Latihan Kopassus,” lanjutnya.

Dedi berujar, harusnya kawasan ini tidak berubah.

“Jadi, daerah ini harusnya tidak berubah, dia terus menjadi pohon-pohon, hutan yang lebat, karena ini kakinya,” sebutnya.

Kebijakan dan tata ruang yang salah, Dedi menyampaikan, bisa menyebabkan pembangunan dan pengembangan wisata yang berantakan.

“Kebijakan-kebijakan yang salah, tata ruang yang salah telah mengakibatkan pola pembangunan dan pengembangan wisata yang tidak karuan,” ujarnya.

Hal ini, Dedi berpendapat, bisa mengakibatkan bencana.

“Kemudian mengancam ekosistem dan lingkungan mungkin juga akan mengakibatkan bencana karena ini di kaki gunung,” ucapnya.

Dedi menyayangkan, penyegelan ini dapat merugikan pengusaha.

“Tetapi sikap seperti ini juga merugikan pengusaha karena sudah dikasih ijin. Pada akhirnya harus ditutup karena ijinnya tidak diteliti dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, kepada wartawan, pihak Eiger yang diwakili Penyusun Dokumen Amdal Eiger Camp dari PT Mitra Reka Buana, Jemy Septendi menekankan, proyek ini sudah mendapat ijin yang diperlukan.

Ia membeberkan, penyegelan ini terjadi karena adanya miskomunikasi antara Satpol PP dan pihak Eiger Camp. ***

Berita Terkait

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU
Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi
Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri
Pemprov Jabar Tak Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya, Dedi Mulyadi Utamakan Pemerataan Pembangunan
Kapolda Jabar Dukung Sayembara Tangkap Begal, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Saeful Bachri: Pengawasan Pemerintahan Harus Berdampak Nyata, Data Akurat Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WIB

Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru