8 Gebrakan Dedi Mulyadi Sebulan Jabat Gubernur Jabar: Terbaru Pemutihan Pajak Kendaraan

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Infobandungnews.com – Sejak dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025, Dedi Mulyadi telah melakukan sejumlah gebrakan penting. Berikut beberapa di antaranya:

1. Melarang Study Tour dan Mencopot Kepala SMAN 6 Depok

Pada hari pertama menjabat, Dedi menonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 6 Depok yang memberangkatkan siswa untuk study tour ke luar provinsi, melanggar surat edaran gubernur.

2. Mengusulkan Wajib Militer Bagi Siswa.

Dedi mewacanakan program wajib militer bagi siswa sekolah di Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan dan nasionalisme.

3. Melindungi Pengusaha dari Ormas

Ia berjanji melindungi perusahaan di Jawa Barat dari gangguan organisasi masyarakat (ormas) dengan menyiapkan biaya bantuan keamanan melalui program “Operasi Jabar Manunggal”.

4. Menyoroti Tata Ruang yang Kacau

Dedi mengkritisi kondisi tata ruang di Jawa Barat yang berantakan dan menjadi pemicu bencana. Ia mendesak revisi undang-undang tata ruang dalam waktu satu tahun.

5. Efisiensi Anggaran

Dedi mendukung Instruksi Presiden No 1 Tahun 2025 tentang efisiensi pengelolaan anggaran, dengan menekankan pengurangan perjalanan dinas, rapat di hotel, dan kegiatan seremonial yang tidak perlu. Baca juga: Inpres Efisiensi Anggaran Makin Gaspolkan Dedi Mulyadi di Jawa Barat

Baca Juga :  Temu Bisnis OPOP 2022 Raup Transaksi Rp42,1 Miliar, Ridwan Kamil Dorong Pesantren Go GlobalBekasi – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi membuka kegiatan Temu Bisnis dan Pameran One Pesantren One Product (OPOP) 2022 yang digelar di Pondok Pesantren An-Nur, Kota Bekasi, Senin (28/11/2022). Kegiatan tersebut mencatatkan capaian transaksi ekonomi yang signifikan, dengan total nilai mencapai Rp42,1 miliar, berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Dinas KUK) Provinsi Jawa Barat. Ridwan Kamil, yang akrab disapa Kang Emil, menyampaikan bahwa kegiatan temu bisnis ini melibatkan puluhan mitra pembeli dari berbagai sektor. “Tercatat ada 77 mitra pembeli yang menjalin kerja sama dengan produk-produk unggulan pesantren,” ujar Kang Emil. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga mengumumkan pondok pesantren terbaik tingkat provinsi dalam Program OPOP 2022, yaitu: Pondok Pesantren PERSIS 259 Kabupaten Bandung, Pesantren Binaul Ummah Kabupaten Kuningan, dan Pesantren Al-Masthuriyah Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Kang Emil menjelaskan, pesantren yang meraih juara tingkat provinsi tidak hanya mendapatkan dukungan permodalan, tetapi juga kesempatan untuk mengikuti pameran produk di luar negeri sebagai langkah strategis memperluas akses pasar internasional. “Pesantren terbaik kami fasilitasi untuk ikut pameran ke luar negeri agar produk OPOP bisa menembus pasar global. Tahun 2022 ini, tiga peserta terbaik juga memperoleh hadiah masing-masing total Rp400 juta,” ungkapnya. Menurutnya, program OPOP telah menjadi instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar lingkungan pesantren. “Alhamdulillah, ekonomi keumatan di Jawa Barat tumbuh sangat baik. Selama empat tahun berjalan, sudah lahir sekitar 2.800 unit usaha baru dari program ini,” tutur Kang Emil. Selain mencatatkan dampak ekonomi, Program OPOP juga telah meraih berbagai penghargaan nasional, di antaranya Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020 dan Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2020 dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020. “Penghargaan dari pemerintah pusat ini menunjukkan bahwa OPOP bukan hanya inovatif, tetapi benar-benar dibutuhkan dan mampu mengangkat martabat serta kemandirian pesantren di Jawa Barat,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji melaporkan bahwa hingga tahun keempat pelaksanaan program, sebanyak 2.844 pesantren telah tergabung dalam ekosistem OPOP. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 5.000 pesantren bergabung dalam program ini hingga tahun 2023. “Untuk tahun 2023, targetnya ada tambahan 2.156 pondok pesantren. Insyaallah target tersebut bisa tercapai berkat dukungan Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, serta seluruh pihak terkait,” ujar Kusmana. Sumber: Humas Jabar

6. Mempercepat Program Strategis Infrastruktur

Ia menargetkan perbaikan infrastruktur jalan dan pembangunan 3.333 ruang kelas baru selesai tahun ini. Selain itu, Dedi berkomitmen melawan premanisme yang menghambat investasi melalui sinergi dengan aparat penegak hukum.

7. Membongkar Bangunan Ilegal.

Dedi memimpin pembongkaran 60 bangunan liar di bantaran Kali Sepak, Bekasi, dan menyegel bangunan di Puncak, Bogor, yang menghilangkan daerah resapan air. Aksi ini mendapat pujian dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

8. Menghapus Tunggakan Pajak Kendaraan.

Terbaru Dedi Mulyadi menghapus tunggakan pajak kendaraan bermotor yang dimulai dari 20 Maret 2025 hingga 6 Juni 2025. Kebijakan ini disambut antusias masyarakat dan mereka berbondong-bondong membayar pajak kendaraan bermotor ke Samsat terdekat. Baca juga: Beberapa Jam Dibuka, Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Jabar Rp 10 M Gebrakan-gebrakan tersebut menunjukkan komitmen Dedi Mulyadi dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.***

Sumber Komoas.com

Berita Terkait

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU
Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi
Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri
Pemprov Jabar Tak Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya, Dedi Mulyadi Utamakan Pemerataan Pembangunan
Kapolda Jabar Dukung Sayembara Tangkap Begal, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Saeful Bachri: Pengawasan Pemerintahan Harus Berdampak Nyata, Data Akurat Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WIB

Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru