infobandungnews – Garut – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di sejumlah wilayah. Salah satu langkah yang disiapkan yakni bantuan stimulan maksimal Rp50 juta bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau bahkan hilang akibat bencana.
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan bantuan tersebut disiapkan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kalau ada rumah yang hilang (terdampak bencana) kita kasih Rp50 juta, kita cepat,” kata Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Senin.
Menurut Rudy, Pemkab Garut telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi dan penanganan apabila bencana terjadi. Selain evakuasi, pemerintah juga menyiapkan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak.
Ia menjelaskan, ketika bencana terjadi, personel gabungan dari Pemkab Garut bersama instansi terkait akan segera diterjunkan ke lokasi. Tim tersebut bertugas melakukan penanganan awal, termasuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
“Bencana ini kita sudah siap, saya sendiri kalau terjadi hujan kita cepat, kalau tertimbun longsor cepat (turun ke lapangan),” katanya.
Rudy menyebut bantuan juga diberikan untuk membantu memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan berat, termasuk rumah yang hilang akibat terseret banjir maupun terdampak longsor. Nilai bantuan yang disiapkan mencapai maksimal Rp50 juta.
Pemberian bantuan perbaikan rumah akan dilakukan setelah pemerintah melakukan asesmen untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan. Setelah proses tersebut selesai, bantuan diupayakan dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Cepat sekarang, langsung sama Pak Sekda,” katanya.
Rudy menambahkan, Garut termasuk wilayah yang memiliki kerawanan terhadap berbagai jenis bencana hidrometeorologi dan geologi. Beberapa ancaman yang perlu diwaspadai antara lain tanah longsor, pergerakan tanah, banjir, hingga angin puting beliung.
Saat bencana terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut bersama pemerintah di wilayah terdampak akan langsung melakukan penanganan di lapangan. Langkah awal tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menangani dampak bencana.
Bupati Garut juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Menurutnya, pemahaman mengenai langkah penyelamatan diri serta cara mengurangi risiko menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat.***









