Bupati Bandung Desak Pemkot Bandung Segera Realisasikan TPA Jelekong untuk Atasi Krisis Sampah Bandung Raya

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Dadang Supriatna

Bupati Bandung Dadang Supriatna

infobandungnews – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara terbuka meminta Pemerintah Kota Bandung segera mengambil langkah nyata terkait rencana pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jelekong sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah di kawasan Bandung Raya. Menurutnya, persoalan sampah regional saat ini sudah berada pada kondisi yang cukup mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan serius.

Dadang menilai persoalan penumpukan sampah di wilayah Bandung Raya tidak bisa lagi ditangani secara parsial oleh masing-masing daerah. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas wilayah agar permasalahan lingkungan tersebut dapat diselesaikan secara komprehensif.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada ego sektoral antar pemerintah daerah yang justru menghambat upaya mencari solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Menurutnya, semua pihak harus membuka ruang kolaborasi demi kepentingan lingkungan dan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang kepada awak media saat berada di Gedung Moh Toha pada Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan itu, isu pengelolaan sampah regional menjadi salah satu topik utama yang disoroti.

Baca Juga :  1.280 Ton per Hari, Sampah di Kabupaten Bandung Masih jadi PR (pekerjaan rumah)

Menurut Dadang, penanganan persoalan sampah di wilayah Bandung Raya tidak boleh lagi ditunda. Ia menilai diperlukan langkah bersama dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi volume sampah yang terus meningkat setiap harinya.

“Permasalahan ini harus segera diselesaikan secara bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dadang juga menyoroti pentingnya komitmen dari Pemkot Bandung dalam menindaklanjuti wacana menjadikan TPA Jelekong sebagai pusat pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi. Menurutnya, rencana tersebut perlu segera direalisasikan agar penanganan sampah dapat berjalan lebih sistematis.

Ia menambahkan bahwa solusi yang disiapkan harus bersifat jangka panjang dan tidak sekadar memindahkan persoalan dari satu wilayah ke wilayah lain. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif antar pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah di kawasan Bandung Raya.

Dadang menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemkot Bandung, selama terdapat langkah konkret dalam merealisasikan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi
JPO Terminal Cicaheum Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Kawasan untuk Depo BRT
Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN
Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru
Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:52 WIB

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:41 WIB

Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:13 WIB

Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Berita Terbaru