Buntut Kecelakaan Maut, Proyek Kereta Cepat Dihentikan Sementara!

- Jurnalis

Selasa, 20 Desember 2022 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan di jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung terjadi pada Minggu (18/12/2022)

Kecelakaan di jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung terjadi pada Minggu (18/12/2022)

Infobandungnews-Proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan dihentikan sementara untuk proses investigasi lebih lanjut terkait kecelakaan yang menewaskan dua pekerja pada Minggu (18/12/2022).

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, mengatakan langkah tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pembangunan akan dihentikan sementara untuk dilakukan proses investigasi lebih lanjut,” kata Adita, Senin (19/12/2022).

Adita juga menyebut akan ada upaya identifikasi dan investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut. Setelah semuanya dilaksanakan, hasil temuan dan rekomendasi investigasi nantinya bisa dijadikan acuan untuk meningkatkan aspek keselamatan pada proyek pembangunan perkeretaapian.

“DJKA [Direktorat Jenderal Perkeretaapian] akan memastikan bahwa insiden ini akan dijadikan pelajaran penting untuk mencegah berulangnya insiden serupa,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini, kecelakaan yang terjadi di desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat itu menyebabkan dua orang meninggal dunia, dua korban luka berat, dan dua korban luka ringan.

Adapun lokasi insiden merupakan lokasi Track Laying KCJB pada ruas jalur DK 102+309. Saat ini, DJKA Kemenhub juga telah mengerahkan personil untuk mengidentifikasi insiden tersebut.

“Kementerian Perhubungan turut berduka cita atas seluruh pekerja yang sedang bertugas dan menjadi korban dari insiden yang melibatkan kereta kerja dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung [KCJB] yang sedang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China [KCIC],” ujar Adita.

Proses evakuasi juga masih dilakukan hingga pagi ini oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan mitra kontraktor sejak kemarin.

Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh atas SOP pemasangan rel, dan SOP pekerjaan lainnya.

“Serta memastikan segenap pekerjaan yang dilakukan kontraktor KCJB mengimplementasikan aspek Safety, Security, Health and Environment [SSHE] pada setiap aktivitas kerja,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (19/12/2022).

Di sisi lain, Polri menyebut dua warga negara China tewas akibat kecelakaan tersebut, dan lima orang luka berat.

“Ada dua orang WNA China meninggal dunia,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/12/2022).

Yg-IBN001

Sumber m.bisnis.com

Berita Terkait

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
BGN Alihkan Fokus Program MBG ke Peningkatan Kualitas Dapur dan Daerah Terpencil
Menteri AHY Benar, Kondisi Indonesia Sudah Genting
Kejari Bandung Terbitkan SP3 untuk Erwin dan Rendiana, Unsur Korupsi Dinilai Belum Terpenuhi
Pemkot Bandung Wacanakan Pembangunan Gedung Parkir Modern di Pusat Kota
Tata Terminal Cicaheum, Wali Kota Bandung Intensifkan Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan
Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Nanik S. Deyang Resmi Nahkodai Program Makan Bergizi Gratis
AHY Resmi Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Gantikan Luhut Panjaitan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:44 WIB

BGN Alihkan Fokus Program MBG ke Peningkatan Kualitas Dapur dan Daerah Terpencil

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Menteri AHY Benar, Kondisi Indonesia Sudah Genting

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kejari Bandung Terbitkan SP3 untuk Erwin dan Rendiana, Unsur Korupsi Dinilai Belum Terpenuhi

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pemkot Bandung Wacanakan Pembangunan Gedung Parkir Modern di Pusat Kota

Berita Terbaru