Satgas Citarum Harum Sektor 6 Tanam Vertiver Pencegah Erosi di DAS Citarum

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Selama ini masyarakat mengenal berbagai tanaman pencegah longsor berupa tanaman keras seperti beringin, katapang, kopi, tanaman buah-buahan, bambu, dan banyak lagi yang lainnya. Namun tahukah Anda, bahwa tanaman pencegah erosi yang diyakini sangat efektif ternyata bukan tanaman keras tadi, tapi jusru tanaman yang berasal dari keluarga rumput-rumputan.

Satgas Citarum Harum Sektor 6 menanam rumput vertiver  pencegah longsor dan erosi di sepanjanga sungai citarum guna mencegah erosi dari DAS sungai Citarum.

Manfaat dari rumput vertiver (Vetiveria zizanioides) selain untuk menahan erosi,rumput tersebut memperindah bantaran sungai citarum dimana rumput vertifer jika dilihat mempunyai ciri khas daun berwarna hijau dan elok dilihatnya.

Anggota Satgas Citarum Harum Sektor 6 Sedang Menyiapkan Bibit Vertiver Untuk Ditanam di DAS Citarum
Anggota Satgas Citarum Harum Sektor 6 Sedang Menyiapkan Bibit Vertiver Untuk Ditanam di DAS Citarum

“Kita sudah menanam rumput vertiver sudah lama,alhamdulilah bantaran sungai menjadi indah dan kuat dari erosi berkat tanaman rumput vertifer ini” Ujar Danki Sektor 6 Citarum Harum, Pelda Dadik

Baca Juga :  Sektor 6 Citarum Harum Manfaatkan Lahan Tak Produktif Menjadi Lahan Subur Berkat Bios 44

rumput vetiver (Vetiveria zizanioides) atau dikenal dengan tanaman akar wangi, ternyata sangat efektif untuk mengatasi erosi karena panjang akarnya yang menghujam bumi bisa hingga 3-5 meter.

Karena manfaatnya untuk mencegah erosi tersebut, pemerintah melalui Presiden telah menyerukan penanaman rumput vetiver secara meluas di setiap lahan yang berpotensi terjadinya longsor dan erosi.

Dalam usia 6 bulan hingga 1 tahun, akar rumput vetiver bisa mencapai 1 meter dan selanjutnya terus berkembang hingga panjang maksimal. Sedangkan tinggi tanaman rumput ini 1,5 sampai dengan 2,5 m, dan berkembang biak dengan cepat sehingga terbentuk rumpun-rumpun besar.

OAR(IBN002)

Berita Terkait

Kompensasi Warga Terdampak Revitalisasi Situ Ciburuy Mulai Dicairkan, 58 KK Terima Tahap Awal
Dukungan Mengalir, Sekolah Maung Disiapkan Jadi Terobosan Pendidikan Jabar
Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi Diusut, Ngatiyana Tegaskan Dukungan Penuh ke Kejaksaan
Saeful Bachri Serap Aspirasi Warga Cilintung Lewat Program Citra Bakti, Fokus pada Air Bersih dan Infrastruktur Jalan
DPRD Kabupaten Bandung Dorong Kemitraan Swasta untuk Atasi Darurat Sampah
Ekonomi Kabupaten Bandung Tumbuh Positif, Pemkab Catat Kenaikan Signifikan di 2025
Pemkab Bandung Barat Siapkan Rp16 Miliar untuk Insentif RT dan RW, Ditarget Cair Sebelum Idul Adha
Pemkot Cimahi Siap Kooperatif, Kasus Dugaan Korupsi di Disnaker Jadi Bahan Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

Kompensasi Warga Terdampak Revitalisasi Situ Ciburuy Mulai Dicairkan, 58 KK Terima Tahap Awal

Selasa, 28 April 2026 - 07:45 WIB

Dukungan Mengalir, Sekolah Maung Disiapkan Jadi Terobosan Pendidikan Jabar

Selasa, 28 April 2026 - 07:37 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi Diusut, Ngatiyana Tegaskan Dukungan Penuh ke Kejaksaan

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

DPRD Kabupaten Bandung Dorong Kemitraan Swasta untuk Atasi Darurat Sampah

Kamis, 23 April 2026 - 07:51 WIB

Ekonomi Kabupaten Bandung Tumbuh Positif, Pemkab Catat Kenaikan Signifikan di 2025

Berita Terbaru