Simulasi Digelar Sebelum Jembatan Dayeuhkolot Diganti
Infobandungnews – Dayeuhkolot — Rencana penggantian Jembatan Dayeuhkolot memasuki tahap persiapan. Sebelum pekerjaan konstruksi dimulai, pihak terkait akan menggelar simulasi rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan jembatan pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Simulasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat kesiapan skema pengaturan kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama proyek berlangsung.
Adapun pekerjaan fisik penggantian Jembatan Dayeuhkolot direncanakan mulai dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Pengendara Diminta Bersiap dan Mengikuti Pengaturan
Selama pelaksanaan simulasi maupun tahap pembangunan nantinya, masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan perjalanan dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.
Pengendara juga disarankan memilih rute alternatif untuk mengurangi beban kendaraan di sekitar kawasan Jembatan Dayeuhkolot.
Selain itu, setiap pengguna jalan diminta menaati seluruh rambu lalu lintas serta mengikuti instruksi petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap pengaturan tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan.
Rute Alternatif Selama Rekayasa Lalu Lintas
Berdasarkan informasi Satlantas Polresta Bandung, sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi masyarakat yang akan melintas selama simulasi dan proses penggantian Jembatan Dayeuhkolot.
1. Akses dari Baleendah
Bagi kendaraan yang datang dari arah Baleendah melalui Jalan Raya Banjaran, Jalan Anggadireja, dan Jalan Siliwangi, akses menuju kawasan Dayeuhkolot masih dapat dilakukan melalui Jembatan Dayeuhkolot baru.
Namun, pada jalur tersebut akan diberlakukan sistem satu arah/jalur sesuai pengaturan petugas di lapangan.
2. Akses dari Dayeuhkolot dan Bandung Menuju Baleendah
Sementara itu, pengendara yang bergerak dari arah Dayeuhkolot maupun Bandung dengan tujuan Baleendah, Ciparay, Banjaran, dan wilayah sekitarnya akan mendapatkan pengaturan berbeda berdasarkan jenis kendaraan.
Untuk kendaraan roda empat, arus lalu lintas akan diarahkan melalui Jalan Terusan Bojongsoang. Pengendara mobil juga dapat mempertimbangkan jalur Rancamanyar sebagai alternatif perjalanan.
Sedangkan bagi kendaraan roda dua, selain mengikuti jalur pengalihan utama, pengendara dapat menggunakan Jembatan Babakan Sangkuriang (BBS) maupun Jembatan Bojongasih.
Masyarakat Diminta Mengantisipasi Kepadatan
Pelaksanaan simulasi rekayasa lalu lintas diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas skema pengaturan kendaraan sebelum proyek penggantian Jembatan Dayeuhkolot dimulai.
Masyarakat yang memiliki aktivitas maupun perjalanan melintasi kawasan tersebut disarankan mengatur waktu keberangkatan dan mempersiapkan rute alternatif sejak awal.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan simulasi maupun pembangunan nantinya menimbulkan ketidaknyamanan dan perubahan pola perjalanan.
Dukungan serta kerja sama masyarakat dinilai menjadi bagian penting agar proses pembangunan dapat berlangsung aman dan lancar serta memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.
Polisi Imbau Warga Tetap Waspada
Selain berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan keamanan selama aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.
Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui layanan Lapor Kapolresta Bandung melalui WhatsApp di nomor 0822-1115-9110.
Dengan persiapan dan koordinasi yang baik antara pemerintah, kepolisian, petugas lapangan, serta masyarakat, simulasi rekayasa lalu lintas diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendukung kelancaran proyek penggantian Jembatan Dayeuhkolot.









